Kapolres Balikpapan Datang, Amarah Perwakilan Taksi Konvensional Mereda

Tribratanews.polri.go.id, Balikpapan – Menindaklanjuti pertemuan dan kesepakatan antara pihak penyelenggara Taksi Online dan Taksi Konvensional Kota Balikpapan pada Jumat (10/03/2017) yang lalu, Polres Balikpapan bersama Dinas Perhubungan Kota Balikpapan kembali menggelar pertemuan dengan kedua belah pihak, Rabu (15/03/2017) sore.

“Pertemuan ini merupakan pertemuan yang kedua kalinya antara pihak penyelenggara Taksi Online (Go-Car) dan Taksi Konvensional Kota Balikpapan guna membahas hasil kesepakatan sebelumnya dan upaya untuk mencari solusi yang terbaik,” terang Kepala Dinas Perhubungan Kota Balikpapan Sudirman Djayalaksana.

Baca juga : Kapolres Balikpapan Ajak Taksi Online dan Taksi Konvensional Berdamai di Meja Makan

Dalam pertemuan yang dilaksanakan di Café Coffe Toffee Jalan Wiloyo Puspoyudho Kelurahan Klandasan Ulu Kecamatan Balikpapan Kota ini dihadiri oleh Kapolres Balikpapan AKBP Jeffri Dian Juniarta, Kabag Ops Kompol Supriyanto, Kasat Lantas AKP Eko Budiyatno, Kasat Intelkam AKP H Sarbini, Perwakilan Perusahaan Go-Jek Jakarta Awis, Perwakilan Go-Jek Balikpapan Hendrik dan beberapa perwakilan dari beberapa perusahaan atau koperasi yang menaungi Taksi Konvesional di Kota Balikpapan seperti Kokapura, Forkopad, Aspentarindo serta Forum Komunikasi Pemerhati Kota Balikpapan (FKPKB).

Dalam pertemuan yang awalnya diagendakan tentang kerjasama antara pihak Taksi Online (Go-Car) dan Taksi Konvensional, namun agenda tersebut tidak telaksana dan sempat bersitegang antara Perwakilan Perusahaan Go-Jek selaku penyelenggara Taksi Online (Go-Car) dengan Ketua Umum Forum Komunikasi Pemerhati Kota Balikpapan (FKPKB) Rona Fortune. Yang mana menurut Rona Fortune, pihaknya merasa kecewa dengan pihak Perusahaan Go-Jek selaku penyelenggara Taksi Online (Go-Car) yang tidak tunduk dan mengikuti kesepatan sebelumnya.

“Bagaimana kami mau bekerjasama jika pihak dari taksi online tidak tunduk dan mengikuti kesepakatan sebelumnya yang mana masih ada pengemudi Go-Car yang masih beroperasi,” terang Rona Fortune.

Rona Fortune menambahkan bahwa dirinya dan perwakilan yang lain ikut pertemuan ini karena menghormati pihak Polres Balikpapan dan Pemerintah Kota melalui Dinas Perhubungan yang mengundang pihaknya untuk datang di pertemuan kali ini.

Kapolres Balikpapan Menenangkan Perwakilan Taksi Konvensional Yang Sempat Bersitengang
Kapolres Balikpapan Menenangkan Perwakilan Taksi Konvensional Yang Sempat Bersitegang

Situasi kembali tegang setelah Rona Fortune dan beberapa perwakilan Taksi Online keluar dan meninggalkan acara pertemuan. Namun setelah Kapolres Balikpapan AKBP Jeffri Dian Juniarta bersama dengan Kabag Ops dan Kasat Intelkam Polres Balikpapan datang di acara pertemuan, situasi kembali mencair dan tenang.

Kemudian Kapolres Balikpapan AKBP Jeffri Dian Juniarta sebagai mediator meminta penjelasan kepada Perwakilan Perusahaan Go-Jek selaku penyelenggara Taksi Online (Go-Car) berkaitan dengan kesepakatan sebelumnya yang mana pihaknya masih tidak menaati kesepakatan dengan masih beroperasinya Taksi Online (Go-Car) di Kota Balikpapan. Dan ditanggapi oleh pihak Perwakilan Perusahaan Go-Jek, bahwa Perwakilan Go-Jek tidak bisa memutuskan karena menunggu petunjuk dari pimpinan pusat.

“Keamanan dan Kondusifitas Kota Balikpapan adalah tanggung jawab saya selaku Kapolres Balikpapan, Jadi kami kembali meminta kepada pihak Perusahaan Go-Jek untuk menghentikan operasional sementara hingga penyelenggara layanan taksi online ini melengkapi perizinan sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub),” tegas AKBP Jeffri Dian Juniarta.

Kapolres Balikpapan menambahkan apabila dikemudian hari ada kejadian atau peristiwa pidana yang melibatkan pihak Taksi Online (Go-Car) dengan Taksi Konvensional terjadi di Kota Balikpapan, pihak kepolisian dalam hal ini Polres Balikpapan tidak segan-segan akan menindak secara tegas kepada pengelola yang ada di daerah sampai ke pusat.

Setelah melakukan perdebatan dan pertemuan yang alot, dihadapan Kapolres Balikpapan dan Kadishub Kota Balikpapan, pihak Perwakilan Perusahaan Go-Jek tetap tidak bisa memutuskan langsung sebelum ada keputusan piimpinan pusat.

“Karena pertemuan hari ini tidak ada keputusan, kami akan melaporkan ke Walikota Balikpapan dan berkoordinasi dengan Dinas Kominfo Kota Balikpapan agar membuat surat  ke pusat berkaitan dengan Aplikasi Go-Jek khususnya yang berkaitan denga Go-Car demi menjaga kondusifitas Kota Balikpapan,” pungkas Sudirman Djayaleksana.

Acara pertemuan selesai sekitar pukul 17.00 wita, pihak perwakilan Taksi Online dan Taksi Konvensional Balikpapan meninggalkan lokasi/tempat acara dan situasi berjalan aman dan tertib.

Penulis : Basuki
Fotografer: Harto
Editor : Umi Fadilah
Publish : Humas Polres Balikpapan

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password