Pemprov Jambi Serius Cegah Karhutla, Gubernur Launching Pergub No. 31 Tahun 2016

Tribratanews.polri.go.id –  Dalam rangka penanganan Karhutla, pemerintah Provinsi bertekat melakukan penegakkan regulasi yaitu pencegahan dan pengendalian Karhutla di wilayah Propinsi Jambi di hotel Swiss Bel Jambi pada Senin (13/3) pagi hari

Kapolda Bertindak Sebagai Nara Sumber
Kapolda Bertindak Sebagai Nara Sumber

Dalam kesempatan itu, Gubernur Jambi H. Zumi Zola ST. P. MM melakukan Launching Peraturan peraturan  Peraturan Gubernur Jambi Nomor 31 Tahun 2016 Tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Peraturan Daerah Nomor  2 Tahun 2016 Tentang Pencegahan dan Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan dengan dihadiri oleh para undangan.

Selanjutnya Gubernur Jambi H. Zumi Zola, S.TP, MM meneruskan membuka  Rakor dengan dihadiri  dihadiri Dubes Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste Mr. Moazzam Malik, serta jajaran FORKOMPIMDA Provinsi Jambi yakniKapolda Jambi Brigjen Pol Drs. Yazid Fanani, M.Si, Danrem 042/Gapu Kolonel Inf Refrizal, Kajati Jambi John Walingsoh Purba, SH, MH, Ketua PN Jambi Barita Saragih, SH, LLM juga dihadiri para Bupati/wali kota serta Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FORKOMPIMDA) Kabupaten/Kota se Provinsi Jambi, BPBD dan masyarakat.

Gubernur Jambi H. Zumi Zola, dalam sambutannya mengatakan bertekat menjadikan Jambi sebagai Pilot Project penanggulangan Karhutla di wilayah Provinsi Jambi.

tribratanews1“Adapun tujuan ditetapkan Peraturan Gubernur Jambi Nomor 3 Tahun 2016 terkait larangan membakar dan manajement pengendalian kebakaran “Zero Fire Banned dan Fire Management” ini adalah sebagai Juknis pelaksanaan Perda Nomor 2 Tahun 2016 untuk memberikan kemudahan koordinasi dan pertanggung jawaban dalam rangka pencegahan dan pengendalian kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Jambi,” ujar Zumi Zola.

Tetapi tentunya, begitu luasnya wilayah Provinsi Jambi dan adanya gambut, kita butuh support juga dari berbagai pihak. Dari pihak Singapura dan Inggris membuka kesempatan ini untuk belerjasama dan beliau (Dubes) juga hadir dalam kesempatan ini.

“Saya juga sudah bicara dengan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Ibu Siti Nurbaya, agar bisa menjadikan Jambi sebagai pilot projectdalam penanggulangan kebakaran hutan dan lahan. Ke depan, kerjasama ini bukan hanya bisa menekan tetapi juga agar tidak terjadi lagi kebakaran hutan dan lahan, seperti cita-citanya pak Jokowi. Ini kerja besar dan almamdulillah, beliau merespon dengan baik sekali,” sebut Zola.

Selanjutnya, dalam arahannya, Kapolda Jambi Brigjen Pol. Drs. Yazid Fanani  Msi menegaskan bahwa, Pola penanggulangan ini dari Aspek Pre emtif, Preventive dan Represif.

Dalam pre- emtife, hal utama adalah kesiapan personel yang akan ditugaskan dalam mengatasi Karhutla, sarana prasarana, anggaran dan methode yang diterapkan.

Dalam bidang refresif, bicara tentang penegakkan hukum, akan diterapkan sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku, mulai dari KUHPidana, undang – undang Lingkungan hidup, undang – undang Kehutanan dan Perkebunan.

Hal terpenting juga adalah kewajiban perusahaan untuk melengkapi peralatan dalam mencegah Karhutla, ” Jangan ambil haknya saja, nanti ada audit Kepatuhan: ungkap Kapolda.

Selanjutnya pemberian materi dilakukan oleh Danrem 042/Gapu Kolonel Inf Refrizal, Kajati Jambi John Walingsoh Purba, SH, MH, Kepala BRG, Kepala BNPB dan Kementerian BPN/Bappenas RI yang intinya adalah menggiatkan upaya penanggulangan dan pencegahan Karhutla harus secara bersama, tidak boleh sendiri sendiri.

Peran perusahaan dan masyarakatbpeduli api sangat diharapkan, TNI, Polri dan aparat instansi lain bahu membahu dalam mengendalikan Karhutla.

Penulis : Humas Res Tanjabbar/Lilik Adhi

Editor : Kang Iqbal 97

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password