Kasus Penganiayaan di Jalan Kenari Yogyakarta, 7 Pelaku Telah Diamankan

tribratanews.polri.go.id -JOGJA- Polresta Yogyakarta berhasil mengungkap siapa saja pelaku penganiayaan dengan kekerasan yang mengakibatkan satu korban meninggal dunia di Jalan Kenari Umbulharjo Yogyakarta beberapa hari yang lalu (11/3/2017). Petugas dengan segala upaya membongkar kasus tersebut dan berkat bantuan dari masyarakat netizen media sosial petugas akhirnya bisa mengungkapnya.

Kapolda DIY Brigjen Pol Drs. Ahmad Dofiri, M.Si., didampingi Kapolresta Yogyakarta Kombes Pol Tommy Wibisono S.I.K. saat menyampaikan press release di halaman Polresta Yogyakarta menjelaskan bersyukur ada titik kejelasan atas kerja keras petugas di lapangan dan tentu saja ini atas bantuan dari rekan-rekan netizen yang turut mengawal dan memberikan informasi. Kepolisian akan menindak tegas akan hal ini, walaupun pelaku sebagian besar masih berumur belasan tahun namun jika dalam pembuktiannya nanti terancam pidana diatas 7 (tujuh) tahun penjara maka hukumannya tetap diberlakukan sebagaimana orang dewasa. Lanjut Kapolda DIY menjelaskan melihat dari latar belakang keluarga pelaku adalah mempunyai masalah dalam keluarga. Sehingga saat ini Polda DIY telah mengajak kepada stake holder terkait untuk turut berperan menanggulangi permasalahan remaja yang memprihatinkan ini. “Terlebih peran dari para orang tua untuk mengawasi putra-putrinya agar jangan sampai melakukan tindak kriminal”, tegasnya, Selasa (14/3/2017).

Kapolresta Yogyakarta turut menambahkan kepada seluruh orang tua di Yogyakarta, peran orang tua sangat diperlukan untuk mengawasi putra putrinya di lingkungan pergaulannya, baik Sekolah maupun lingkungan sekitarnya. Hindari pergaulan yang kurang bermanfaat, dan jangan pernah memberikan sepeda motor dan mobil kepada anaknya, “jika tak terkontrol maka pilihannya hanya dua, menjadi korban atau pelaku”, tegasnya.

Menurutnya pihak Kepolisian akan serius menangani kasus kriminalitas yang dilakukan oleh sekelompok remaja belasan tahun ini dan berjanji akan mengungkap tersangka lainnya. Dan diakhir releasenya Kapolresta berpesan kepada warga masyarakat Yogyakarta jangan pernah coba-coba melakukan kriminalitas, karena Polri akan terus mengejar pelaku tindak kejehatan. Beliau berharap masyarakat turut mengawal proses kasus ini. “Semoga ini adalah kasus yang terakhir”, pungkasnya.

Petugas juga mengamankan barang bukti berupa dua senjata tajam yang digunakan saat beraksi, dan tiga buah sepedamotor (KLX, Socpy Merah, dan Vario Hitam).
Berikut nama-nama pelaku yang diamankan oleh petugas :

1. AA (17th),warga Sewon sebagai Joki sepeda motor KLX
2. FF, pelajar warga Deladan Baru, Tamanan Rt.06, Banguntapan Bantul Pembonceng KLX bawa clurit diduga yg membacok korban.
3. TP (14th) pelajar SMP warga Gowok Caturtunggal Depok sleman sebagai joki sepeda motor scoopy merah.
4. JR (15th) pelajar SMP warga rejowinangun Kotagede Yogyakarta pembonceng scoopy merah membaca clurit.
5. MK (15th) pelajar warga Ngabean Ngampilan Yogyakarta pembonceng vario hitam
6. RB (19th) profesi tukang parkir warga jombang Serang beralamat Panggungharjo Sewon Bantul.
7. NSP (21) profesi tukang parkir warga Pujokusuman Mergangsan Yogyakarta.

penulis : Agung
editor : Iqbal96
publish : jay

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password