Dinyatakan Lengkap, Polisi Melimpahkan Berkas Perkara Kekerasan Dalam Rumah Tangga Ke Kejaksaan Negeri Tebo

Tribratanewspolri.go.id – Polres Tebo Jambi, Pelimpahan ini dilakukan penyidik setelah pihak Kejaksaan menyatakan berkas lengkap ( P-21 ), di ruang Pidum kemudian penyidik telah menyerahkan tersangka M dan barang buktinya kepada pihak Kejaksaan yang dalam kesempatan ini diterima oleh JPU LidyaI Rotua Simanjuntak, SH.

Penyerahan berkas kasus KDRT dilakukan setelah proses penyidikan dan pemeriksaan terhadap tersangka M dan para saksi serta hasil visum et repertum dari Puskesmas Rimbo Bujang terhadap kasus tersebut oleh polisi dinyatakan telah memenuhi unsur KDRT.
Diketahui, sejak ditetapkannya M sebagai tersangka pada bulan Januari 2017 lalu penyidik telah mengantongi alat bukti yang cukup diantaranya keterangan saksi dan bukti surat berupa Visum dengan bekas luka2 lebam bagian tubuh SS

Tersangka M merupakan warga jalan Jayapura Unit XI Kecamatan Rimbo Ulu Kabupaten Tebo yang sudah menikah dengan istrinya SS sejak kurang lebih 10 tahun lamanya dan telah dikaruniai satu orang putri.

Tersangka telah melakukan kekerasan terhadap istrinya SS dengan cara memukul menggunakan tangan dan menendang menggunakan kaki hingga mengenai pada bagian kepala dan pinggang istrinya di Jalan 2 Unit II Rimbo Bujang, bahkan sebelumnya saat berada di muara kilis tersangka juga telah memukulkan sebilah padang hingga mengenai pinggang istrinya, namun beruntungnya yang mengenai bukan bagian yang tajam melainkan bagian punggung parang tersebut, namun tetap mengalami luka memar dan rasa sakit. Tersangka tega melakukan kekerasan dikarenakan adanya rasa cumburu terhadap istrinya karena istrinya diduga mempunyai selingkuhan laki-laki lain.

Kapolsek Rimbo Bujang AKP Sarehat, SH melalui Kanit Reskrim Ipda Irvan Pane pada Tribratanewsjambi.polri.go.id mengatakan membenarkan kejadian tersebut dan sekarang berkas telah dinyatakan P21 oleh Kejaksaan Negeri Tebo.

“Benar Polsek Rimbo Bujang ada menangani kasus KDRT dengan tersangka M dan berkasnya telah dinyatakan P21 dan sudah kita limpahkan ke Kejaksaan Negri Tebo,”papar Irvan Pane.
Sementara Bripka Edy Sumarwan selaku Penyidik Pembantu menghimbau khususnya kepada warga Rimbo Bujang jika ada mempunyai permasalahan rumah tangga jangan langsung melakukan kekerasan, selesaikanlah masalah itu dengan musyawarah mufakat dan menghadapinya dengan kepala dingin dan jika sudah tidak ada kecocokan lagi ajukan perceraian secara baik-baik sesuai dengan hukum yang berlaku, namun perlu dingat perceraian itu sangat dibenci oleh Allah SWT. Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya maka tersangka dijerat dengan Pasal 44 ayat (1) UU No. 23 tahun 2004 tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.(*)

Penulis : Roy
Editor : Umi Fadilah
Publish : Dian SM

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password