Wujudkan Polri Bersih : Bawa Sponsor Atau KKN, As Sdm Polri Ancam Coret Peserta Sespimmen

Tribratanews.polri.go.id – Mabes Polri,
Terkait proses seleksi sespimen Polri Tahun Anggaran 2017,Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia (Asisten SDM) Irjen Arief Sulistyanto kembali menegaskan komitmennya untuk menghapus praktik sponsorship, KKN, atau bentuk kecurangan lainnya dalam proses seleksi calon pimpinan di jajaran Polri.

“Ikuti proses seleksi dengan jujur, percaya pada kemampuan sendiri, dan jangan melakukan kecurangan yang dapat merusak kualitas dan kredibilitas proses seleksi,” kata Irjen Pol Arief Sulistyanto, saat memberikan pengarahan di hadapan 466 peserta seleksi tingkat pusat Sespimmen Polri, di Mabes Polri, Jakarta, Sabtu (4/3).

Irjen Pol Arief menegaskan, Sespimmen Polri adalah jenjang pendidikan kedinasan untuk mempersiapkan calon Pemimpin Polri masa depan yang punya integritas, percaya diri dan mampu berkompetisi dengan dilandasi nilai kejujuran dan tanggung jawab. Besarnya animo yang tidak sebanding dengan kuota didik akan membuat kompetisi untuk lolos seleksi sangat ketat.

Dalam seleksi tingkat pusat Sespimmen Polri ini para peserta menghadapi 2 jenis ujian, yakni test Toefl dan assesment. Untuk menjamin obyektifitas penilaian hasil seleksi, Arief juga menekankan kepada petugas atau panitia seleksi untuk jujur dan obyektif dalam melakukan penilaian.

Menurut Irjen Pol Arief, selain mengambil sumpah panitia seleksi, Mabes Polri juga akan menerjunkan Tim Digital Forensic Puslabfor Polri untuk mencegah terjadinya kecurangan dalam penggunaan sistem elektronik.

“Tepati dan taati sumpah ini, juga ikuti semua ketentuan dan prosedur yang ada, sebagai bukti ketaatan dan kecintaan saudara pada etika profesi dan prinsip-prinsip kepemimpinan Polri,” kata Irjen Pol Arief, kepada panitia seleksi dan para peserta seleksi Sespimmen Polri.

Selain itu, Irjen Pol Arief juga mengingatkan kepada para calon peserta Sespimmen Polri untuk tidak melakukan manuver apapun, baik sponsorship, rekomendasi, atau minta tolong ke pihak internal atau eksternal Polri untuk membantu kelulusan dalam proses seleksi ini.

“Manuver seperti itu menunjukkan tidak percaya diri dan dapat merugikan orang lain. Kalau ada yang melakukannya, saya akan diskualifikasi atau keluarkan dari proses seleksi ini,” tegas Irjen Pol Arief.(*)

Penulis : Tim
Editor : Kang Ikbal
Publish : Alam /Veri

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password