Mabes Polri : Polisi tetapkan 2 Tersangka Bom Cicendo Bandung

Tribratanews.polri.go.id – Mabes Polri,  Setelah melakukan penyelidikan dan Penyidikan, Bareskrim Polri akhirnya menetapkan tersangka teror bom panci yang beraksi di Cicendo, Bandung, Jawa Barat.

Sebelumnya Polisi berhasil melumpuhkan tersangka  Yayat Cahdiyat yang menjadi eksukutor lapangan, Polisi juga berhasil membongkar keterlibatan tersangka lainnya. Setidaknya dua orang ditangkap, yakni berinisial A dan S.

Hal ini dibenarkan Kadiv Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar saat dikonfirmasi tribratanews.polri.go.id.

” Ya, benar penyidik menetapkan dua tersangka selain pelaku lapangan yakni yayat Cahdiyat, ” terang Irjen Pol Boy Rafli Amar.

Kadiv Humas Polri, Irjen Boy Rafli Amar mengatakan tersangka A ditangkap atas turut serta merancang aksi teror. Penyidikan kepolisian, A teridentifikasi ikut membeli peralatan bom, hingga melakukan survei tempat peledakan.

“Yang bersangkutan lebih berperan kepada mulai dari pembelian peralatan, ikut melakukan pendanaan, melakukan survei dengan Yayat,” kata Irjen Pol Boy Rafli Amar di Mabes Polri, pada Senin (13/2/2017).

Dalam tindak teroris, A diketahui mampu merangkai bom. Polisi menangkap A dari wilayah Jawa Barat, pada 7 Maret 2017 kemarin. Dalam riwayatnya, A sehari-hari bekerja sebagai tenaga listrik apartemen.

Sedangkan, S ditangkap atas keterlibatan turut serta mendanai aksi teror. Setidaknya uang Rp 2 juta diberikan S kepada Yayat untuk melakukan teror.

“Juga ketika akan melakukan aksi ini Yayat sempat menitipkan keluarga pada yang bersangkutan,” Tambah Irjen Pol Boy Rafli Amar.

Dalam aksi teror di Cicendo, S memang bukan aktor lapangan. Namun S mengetahui adanya aksi teror dan tidak melapor ke pihak berwajib. Terkesan S melakukan pembiaran atas tindak teror.

“Yang bersangkutan mengetahui aksi, kemudian enggak melakukan atau sampaikan ke petugas,” terang Irjen Pol Boy Rafli Amar.

Sejumlah barang bukti disita dari  kedua tersangka. Seperti panci, 5 buah batre, kabel, lima lier cairan bayclean, lima liter zat kimia aseton, pembersih lantai, asam nitrat hingga parafin.

“Atas perbuatannya kedua tersangka dijerat Pasal 15 jo 7 Perppu 1 Tahun 2002 Undang Pemberantasan Terorisme nomor 15 Tahun 2003” Tutup Kadiv Humas Polri. (*)

Penulis :Tim

Editor : Kang Ikbal

Publish : Alam /Veri

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password