Kapolda Sulsel : Terlibat Narkoba Berarti Ikut Menghancurkan Bangsa

Tribratanews.polri.go.id – Makassar Sulsel, Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Selatan Irjen Pol. Drs. Muktiono menekankan kepada seluruh personel Polda Sulsel agar tidak main-main dengan Narkoba saat memimpin apel pagi di lapangan apel Mapolda Sulsel, Senin (13/3).

“Saya harap agar seluruh personel tidak main-main dengan Narkoba, oknum yang terlibat akan kita tindak tegas dan tidak ada ampun bagi personel yang terlibat narkoba,” ujar Muktiono.

Narkoba adalah singkatan dari narkotika dan obat/bahan berbahaya. Selain “narkoba”, istilah lain yang diperkenalkan khususnya olehKementerian Kesehatan Republik Indonesia adalah Napza yang merupakan singkatan dari narkotika, psikotropika, dan zat adiktif.

Semua istilah ini, baik “narkoba” ataupun “napza”, mengacu pada kelompok senyawa yang umumnya memiliki risiko kecanduan bagi penggunanya. Menurut pakar kesehatan, narkoba sebenarnya adalah senyawa-senyawa psikotropika yang biasa dipakai untuk membius pasien saat hendak dioperasi atau obat-obatan untuk penyakit tertentu. Namun kini persepsi itu disalahartikan akibat pemakaian di luar peruntukan dan dosis yang semestinya. Dikutip dari Wikipedia.

Narkoba merupakan persoalan besar yang dihadapi oleh seluruh bangsa-bangsa di dunia termasuk Indonesia, ini disebabkan semakin maraknya peredaran gelap Narkoba yang telah menyentuh seluruh lapisan masyarakat terutama generasi muda, ini pula yang membuat pemerintah menyatakan perang melawan Narkoba.

Saat ini, jutaan orang telah terjerumus dengan Narkoba, ribuan nyawa telah melayang karena penyalahgunaan Narkoba. Banyak keluarga yang hancur karenanya. Tidak sedikit pula generasi muda yang kehilangan masa depan karena terpengaruh dengan Narkoba.

Padahal, kita semua tahu bahwa pondasi utama penyokong tegaknya bangsa ini dimulaidari keluarga. Ketika keluarga hancur maka rapuh pula bangsa ini. Selanjutnya, keberlangsungan kehidupan suatu masyarakat, bangsa dan negara, ditopang oleh hadirnya generasi penerus, yakni generasi muda. Jika generasi muda sudah kehilangan masa depan, lantas apalagi yang bisa diharapkan bagi kehidupan bangsa ini dimasa yang akan datang.

Menurut Kapolda Sulsel Irjen Pol. Drs. Muktiono personel yang masih terlibat Narkoba adalah penghianat bangsa karena dampak dari Narkoba bukan hanya merusak diri sendiri tetapi juga merusak keluarga bangsa dan negara.

“personel yang masih terlibat Narkoba adalah penghianat bangsa karena dampak dari Narkoba bukan hanya merusak diri sendiri tetapi juga merusak keluarga bangsa dan negara, saya harap tidak ada lagi yang main-main dengan Narkoba,” tegas Muktiono.

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password