Lokakarya Bersama EMCL, Kapolres Paparkan Pengamanan Objek Khusus

Tribratanews.polri.go.id– Hadiri Lokakarya bersama EMCL, Kapolres Bojonegoro AKBP Wahyu S. Bintoro, SH., SIK., M.Si paparkan mekanisme pengamanan objek khusus yang sesuai dengan tugas Pokok Polisi, pada hari Sabtu (11/03/2017) sekira pukul 13.00 WIB di Aula Villa Kusuma Agrowisata Kota Batu Kabupaten Malang.Kapolres Bojonegoro menghadiri EMCL.

Selain Kapolres Bojonego, acara juga dihadiri oleh Dandim 0813 Bojonegoro, Asisten II Kabupaten Bojonegoro, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Perijinan, SKK Migas, Pihak EMCL, Muspika Kecamatan Gayam, 12 Kepala Desa se-Kecamatan Gayam, LSM, Karang taruna se-Kecamatan Gayam serta Wartawan lokal Bojonegoro.

Dalam keterkaitannya tugas Polisi sebagai pengemban keamanan dalam negeri, sesuai dengan UU no. 2 tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia dan Keputusan Presiden no. 52 tahun 2010 tentang susunan dan organisasi dan tata kerja Kepolisian Negara Republik Indonesia, Polisi memiliki tugas yang salah satunya adalah untuk mengamankan objek- objek khusus yang sudah dikatagorikan sebagai objek khusus yang ada di Seluruh Negara Republik Indonesia.

Dalam paparannya, Kapolres menyebutkan bahwa yang dikatagorikan sebagai objek khusus menurut undang-undang yaitu objek yang karena kedudukannya dan kepentingannya memerlukan perhatian dan tindakan keamanan yang meliputi objek vital, objek wisata, objek khusus tertentu serta objek vital nasional.

Sementara itu, objek khusus Nasional mempunyai devinisi yaitu kawasan/lokasi, bangunan/instansi dan atau usaha yang menyangkut hajat hidup orang banyak, kepentingan negara dan atau sumber pendapatan negara yang bersifat strategis. Sedangkan status objek vital nasional ditetapkan berdasarkan keputusan Menteri atau Kepala Lembaga Negara Non Departemen yang salah satunya ada di Bojonegoro yaitu EMCL yang selama ini mengelola migas yang ada di wilayah Kabupaten Bojonegoro.

“EMCL merupakan salah satu Objek Vital Nasional sesuai dengan Kepres no. 63 tahun 2004 pasal 3”, terang Kapolres.

Masih dalam paparannya, dalam mengamankan objek vital nasional yang ada di Bojonegoro, Polres Bojonegoro memiliki metode pengamanan yaitu mengintegrasikan orang, teknologi, kebijakan dan prosedur untuk melindungi terhadap serangan teroris, pencurian atau sabotase yang salah satu solusi teknologi kemanannya yaitu CAS (Crime Alarm System) yang saat ini telah dimiliki oleh Polres Bojonegoro sebagai kehadiran Polisi yang modern sesuai cita-cita Kapolri.

“CAS merupakan salah satu solusi teknologi keamanan dari Polres Bojonegoro”, imbuh Kapolres.

Kegiatan lokakarya yang diadakan EMCL tersebut merupakan evaluasi program sistem informasi desa dan silaturahmi antara EMCL dengan pemerintah Kecamatan Gayam bersama 12 Kepala Desa yang ada di Kecamatan Gayam.(atong/bud.hms)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password