Kapolda Sumsel di OKU : Narkoba Senilai Ratusan Juta Dimusnahkan

Tribratanews.polri.go.id – Polda Sumsel / Polres OKU, Kapolda Sumsel Irjen.Pol. Drs. Agung Budi Maryoto,M.Si beserta rombongan dalam kunjungan kerja ke Polres OKU, memusnahkan barang bukti narkoba senilai ratusan juta rupiah bertempat di Mapolres OKU. Turut hadir Bupati OKU Kuryana Azis dan FKPD Kab.OKU. Kamis (9/3)

WhatsApp Image 2017-03-09 at 15.04.39

Pemusnahan barang bukti ini dilakukan dengan dua cara, untuk barang bukti Narkoba jenis extacy, shabu dimusnahkan dengan cara di blander dan Narkoba jenis ganja dengan cara dibakar.

Kapolres OKU AKBP Leo Andi Gunawan SIK MPP menuturkan barang bukti yang kita musnahkan ini merupakan hasil ungkap kasus selama tahun 2016. Dengan rincian Narkoba jenis extacy sebanyak 230 butir disita jajaran Satuan Reserse Narkoba dari tersangka YS, Narkoba jenis shabu – shabu seberat 2 ons senilai 220 juta yang berhasil disita dari tersangka AF,AB,HF dan WS. Tidak haanya itu, Jajaran Reserse Narkoba Polres OKU berhasil mengungkap dan menggagalkan peredaran Narkoba lintas propinsi dan berhasil mengamankan barang bukti berupa daun ganja kering asal Aceh seberat 100 kg senilai 400 juta rupiah dan menangkap tersangka sebanyak 7 orang yaitu Yus,Ds,YA,Jum,Sy,Sar,F. Pengungkapan jaringan peredaran jenis ganja asal Aceh ini diawali dari penangkapan terhadap pengguna daun ganja dengan barang bukti 1 linting daun ganja.

Kapolda Sumsel Irjen Pol. Drs. Agung Budi Maryoto, M.Si mengatakan Narkoba merupakan musuh kita bersama untuk itu diperlukan peran serta dan kerjasama dari semua pihak. Tidak hanya mengedepankan fungsi penegakan hukum saja namun fungsi pembinaan dan pencegahan harus bersinergi. Kapolda juga berpesan kepada masyarakat untuk segera melaporkan atau memberikan informasi kepada pihak yang berwajib apabila mengetahui adanya peredaran narkoba.

 

Penulis : Yulius

Editor   : Iqbal 96

Publish : Yulius

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password