Bhabinkamtibmas Siang itu di Warung Kopi Mbah Rusmini dialogis

Tribratanews.polri.go.id – Polres Trenggalek, Pembinaan dan penyuluhan kepada masyarakat bisa dilakukan dimana saja dan kapan saja. Bergantung situasi dan kondisi yang memungkinan sebagai pintu masuk Bhabinkamtibmas. Saat sambang desa, seorang Bhabinkamtibmas dituntut berperan aktif membangun kemandirian Kamtibmas di desa binaannya. Istilah kerennya “menjadi Polisi bagi diri sendiri”.trenggalek

Bripka Agung, salah seorang anggota Polsek Watulimo Polres Trenggalek yang kebetulan bertanggungjawab sebagai Bhabinkamtibmas Desa Watuagung, memanfaatkan warung kopi Mbah Rusmini yang kerap menjadi jujukan pemuda desa setempat sebagai tempat ngopi atau sekedar nongkrong rame-rame.

“Disana, ngopi satu cangkir seharga 2 ribu rupiah bisa nongkrong berjam-jam”, ujar Bripka Agung.

Bripka Agung menuturkan, warung kopi Mbah Rusmini siang itu cukup ramai. Tema obrolan pun beraneka macam. Soal perpolitikan, korupsi, hukum hingga masalah merawat tanaman bisa menjadi bahan pembicaraan. Banyaknya pemuda yang nongkrong dimanfaatkan Bripka Agung untuk menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas.

“Sekarang yang lagi ngetren kan berita-berita hoax. Tadi saya sampaikan jangan mudah mengunggah atau share berita yang belum tentu kebenarannya karena ada konskuensi hukum yang harus ditanggung. Kan sudah ada UU ITE”, jelas Bintara Polres Trenggalek angkatan 2003 gelombang I ini.

Bagi Bripka Agung, menyampaikan pesan Kamtibmas kepada komunitas warung kopi seperti ini cukup efektif karena ada interaksi timbal balik seperti diskusi sehingga kesimpulan yang diambul pun menjadi lebih bervariatif (ady/handoko)

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password