Penipuan di Solo : Polresta Surakarta Berhasil Menangkap Pelaku Penipuan dengan Modus ” GENDAM “

IMG-20170309-WA0134
Tribratanews.polri.go.id. Polresta Surakarta. Aksi Penipuan dengan modus ” GENDAM” memang sudah membuat resah masyarakat terutama Solo. Kejadian ini berulang kali membawa dengan kerugian yang tidak sedikit.
Sat Reskrim Polresta Surakarta Rabu tanggal 08 Maret 2017 sekitar pukul 12.00 Wib berhasil menangkap pelaku penipuan dengan modus “Gendam” dan ditahan di Polresta Surakarta.
Tersangka adalah Sujatmiko Aryansyah alias Rudy Nasmoco semarang 22 Oktober 1960, Islam, Laki-laki, Swasta, alamat Layur utara 1/A-32 Rt 07 Rw 12 Ungaran Barat Kab Semarang dan Perumahan Klapa Gading Jln Kuning no 6 WK 1 nomor 15bKlapa Gading Jakarta Utara. Tetsangka ke dua adalah : Hari alias Acing (DPO) , laki-laki 50 tahun swasta alamat Palu Sulawesi. Dengan Korban adalah Vonny Santoso, perempuan, Surakarta 20 Juni 1985. Budha, pekerjaan mengurus rumah tangga alamat jln Patimura no 70 Rt 04 Rw 15 Kel. Serengan Kec Serengan Solo.

IMG-20170309-WA0135

Inilah wajah pelaku Gendam
Asal muasal kejadian penipuan atau Penggendaman ini terjadi saat Korban berbelanja di Superindo jln Ronggo Warsito Banjarsari Solo pada tanggal 04 Oktober 2016 pukul 11.15 Wib di tawari jam merk rolex oleh tersangka Acin yang mengaku sebagai warga negara Singapura. Tak lama kemudian datang tersangka Sujatmiko dengan berlagak sebagai orang kaya dengan menunjukan beberapa ikat uang Dolar Amerika , buku tabungan dengan saldo 1.8 milyar saat itu mengaku bernama Rudi Nasmoco. Tersangka Ini juga berminat membeli jam tersebut maka terjadi semacam transaksi dan untuk memantapkan maka korban di ajak kemobil tersangka untuk bernegosiasi dan menjanjikan akan memperoleh untung yang banyak. Selanjutnya korban terkena bujuk rayu dan terpedaya hingga menyerahkan Hp dan uang tunai Rp 20 juta dan jam tangan tadi menjadi milik korban. Merasa tertipu maka korban melapor ke Polresta Surakarta.
Selang hampir 6 bulan yaitu Rabu 08 Maret sekitar jam 10.00 saat Korban belanja di Luwes kawasan Pasar Legi Banjarsari Solo melihat dan mengenali tersangka dan langsung berteriak ” Malinnnngggg” sambil menunjuk tersangka. Teriakan ini membuat pengunjung kaget dan banyak yang mengejar. Kemudian tersangka melarikan diri menggunakan mobil guna menghindari amukan massa dan korban tetap mengejar. Terjadi kejar-kejaran dan dibantu oleh tukang Ojek Online maka pelaku dapat dihentikan di sekitar Masjid Kota Barat dengan dipecahkan kaca depan mobilnya. Sempat di hajar warga namun berkat bantuan warga maka pelaku dibawa ke Polresta Surakarta dan di jebloskan ke sel tahanan. Korban dapat mengenali pelaku karena baju yang dipakai sama dengan saat kejadian dan wajahya mudah dikenali (seperti orang asing putih).
Barang bukti yang dapat di amankan adalah :
1 satu stel pakaian yang dinpaki saat beraksi.
2.Satu buat buku tabungan bank Mandiri dengan jumlah saldo 1.894.027.5060 dengan no rekening 1030003902926 atas nama tersangka Rudy Adi Wijaya(Namun Palsu).
3. Enam bendel uang dolar AS berbagai pecahan asli
4. Du buah jam tangan merk rolex palsu
5.satu buah tas kulit warna hitam merk BELLY.
Menurut Kasat Reskrim Polresta Surakarta Kompol Agus Puryadi ” Tersangka ini sebelum melakukan di Solo sudah banyak melakukan di daerah Jatim, Oleh karena itu kepada warga yang merasa korban penipuan dengan modus Gendam ini dan mengenali wajah pelaku silahkan datang di Polresta Surakarta”. Kasat Reskrim ini yakin kasus ini setelah dimuat di mas media dan mengenali wajahnya maka akan banyak.masyarakat yang lapor.
Kepada tersangka di kenakan pasal 372 dan 378 KUHP. Pasal 372 ” Barang siapa dengan sengaja memiliki dengan melawan hak sesuatu barang yang sama sekali atau sebagiannya termasuk.kepunyaan orang lain dan barang itu dalam.tangannya bukan karena kejahatan di hukum karena penggelapan, dengan hukuman penjara selama lamanya empat tahun “.
Pasa 378 ” Barang siapa dengan maksud hendak menguntungkan diri sendiri atau orang lain dengan melawan hak, baik dengan memakai nama palsu atau keadaan palsu, baik dengan akal tipu muslihat maupun dengan karangan perkataan-perkataan bohong, membujuk orang supaya memberikan suatu barang, membuat utang atau.menghapus piutang dihukum karena penipuan dengan hukuman penjara selama lamanya empat tahun.
Penulis : Sumarjo
Editor : Kang Iqbal 96
Publish : Sumarjo

Admin Polri56695 Posts

tribratanews.polri.go.id "Portal Berita Resmi Polri : Obyektif - Dipercaya - Patisipatif"

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password