Sosialisasi KB di Solo : Babinkamtibmas Polresta Surakarta di Bekali Pengetahuan Tentang KB Dari Pemkot Solo

IMG-20170309-WA0144
Tribratanews.polri.go.id.Polresta Surakarta. Kamis, 9/3/2017 pkl 09.00 wib – selesai Anggota Bhabinkamtibmas Polsek Pasar Kliwon dan Polsek Serengan Menghadiri Sosialisasi KB di Pendhapa Kecamatan Pasar Kliwon Surakarta yang beralamat diJl. Kapt. Mulyadi No. 276 Kel. Joyosuran Kec. Pasar Kliwon Kota Surakarta telah berlangsung kegiatan Sosialisasi Penggerakan dan Pemantaban Kesertaan ber-KB bagi Masyarakat Kota Surakarta dan dalam kegiatan tersebut sebagai penanggung jawab adalah Bapak Ir. Budi Yuliatianto M,S.i (Sekertaris Daerah Kota Surakarta) dan dalam kegiatan tersebut di hadiri lk 100 orang.
Hadir dalam kegiatan Sosialisasi Penggerakan dan Pemantaban Kesertaan ber-KB bagi Masyarakat Kota Surakarta tersebut adalah sebagai berikut:
– Dra. Endah WP MSi (Kabid KB Dinas Pengendalian Penduduk dan KB Pemkot Ska)
– Urip Jatmiko (Sekcam Pasar Kliwon)
– Bhabinsa se-Kec. Pasar Kliwon & se-Kec. Serengan
– Bhabinkamtibmas se-Kec. Pasar Kliwon & se-Kec. Serengan
– PLKB, PKK, KADER KB se-Kecamatan Pasar Kliwon & se-Kecamatan Serengan.
Adapun yang disampaikan dalam sosialisasi oleh Ibu Dra Endah WP MSi Kabid KB Dinas Pengendalian Penduduk dan KB Pemkot Ska sbb :
– Indonesia merupakan negara yang jumlah penduduknya padat / populasinya dan rangking 4 dunia dan IPM rendah yaitu rangking 108 dari 187 negara dunia, untuk Kota Surakarta yang luas wilayahnya 44,04 Km mempunyai jumlah penduduk sekitat 512,266 jiwa berarti kepadatan penduduk sekitar 11, 593/Km”,
Dengan terjadinya kepadatan penduduk di Kota Surakarta ini tentu akan banyak timbul permasalahan penduduk antara lain :
– Banyak pengangguran.
– Kejahatan kriminal.
– Kekurangan pangan.
– Tanah habis untuk perumahan, pabrik dan hotel.
Selanjutnya untuk mengatasi dampak dari kepadatan penduduk perlu adanya kebijakan umum pembangunan kependudukan dan program KB di masyarakat.
Dalam giat tersebut juga dikenalkan berbagai alat kontrasepsi KB bagi aseptor pemula antara lain : kondom, pil, suntik, kimplan dan ayudi.
Pihak Dinas pengendalian penduduk dan KB Pemerintah Kota Surakarta juga menyampaikan terobosan-terobosan dalam hal pengendalian kepadatan penduduk ini yaitu dengan cara :
– pemberian biaya pengganti perwatan sebesar 1 juta rupiah bagi aseptor KB untuk Laki-laki yang dikenal WOP / Fasektomi, dan untuk Perempuan yang dikenal WOW / steril dan hal tersebut sudah dinyatakan oleh medis, dan bagi yang melakukan pendampingan / pengantar sampai kegiatan selesai mendapat Rp. 250.000,00. Bahwa dana tersebut diambilkan dari dana operasional yang sudah diprogramkan, yang mana hal tersebut dapat merangsang masyarakat untuk mendaftar menjadi peserta KB.
Harapan peserta sosialisasi kegiatan ini dapat dilakukan ditingkat paling bawah yaitu Rt, Rw / Kalurahan.
Di harapkan para Babhinkamtimas yang langsung bersentuhan dengan warga masyarakat dapat mensosialisasikan Program.KB ini.ke Warga binaanya dan menjadi teladan bagi warganya.
Selama kegiatan berlangsung aman dan tertib.
Penulis : Miun Kliwon

Editor    : Kang Iqbal96

Publish  : Sumarjo

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password