Sambutan UNMISS Police Commissioner Pada Upacara Penganugerahan Medali Perdamaian PBB di UNMISS

e172595a-4151-4de5-bff2-c3c01d59b9e2Tribratanews.polri.go.id –  Berikut adalah terjemahan Sambutan UNMISS Police Commissioner:

Sambutan Kepala Kepolisian PBB di Misi UNMISS, Sudan Selatan, Bruce Munyambo, pada Upacara Penganugerahan Medali Perdamaian PBB bagi Anggota Kontingen Garuda Bhayangkara Polri XI.B 2016 di Juba – tanggal 6 Maret 2017

Yang terhormat PJS Wakil Kepala Polisi PBB di UNMISS, Girmay Gebrekidan

Para Komandan Kontingen Polisi, Para Sahabat Pemelihara Perdamaian, Hadirin Sekalian.

Selamat malam dan terima kasih atas undangannya bagi saya untuk menyampaikan sambutan pada acara ini.

Merupakan sebuah sukacita yang besar saya hadir di sini untuk menyematkan Medali Perdamaian PBB bagi saudara-saudara anggota Polri, malam ini.

Atas nama Sekretaris Jenderal PBB, ijinkan saya mengawali sambutan saya dengan menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Indonesia atas kontribusinya yang besar serta komitment yang tak berkesudahan dalam mendukung operasi pemeliharaan perdamaian PBB.

Lebih dari 2800 polisi, tentara dan tenaga ahli militer dari Indonesia saat ini terlibat dalam operasi pemeliharaan perdamaian di Sembilan misi PBB.

Polri telah secara aktif terlibat dalam pengiriman anggotanya ke UNMISS setiap tahun sejak misi ini dimulai dari 2011, inilah alasannya mengapa para anggota Polri di sini diperlakukan dengan penuh hormat.

Secara pribadi saya sangat gembira karena kontingent Polri yang ada saat ini merupakan kontingen Polri terbesar yang pernah ada di misi)

Hadirin sekalian,

Kontingen ini dikirim ke Sudan Selatan pada tahun 2016 dan memulai tugas mereka dengan berbagai suka duka sepanjang tahun yang lalu. Selama kurun waktu tersebut,  dibawah pimpinan AKBP Huntal Tambunan, mereka telah melaksanakan tugas-tugas mereka dengan rajin dan penuh dedikasi dalam memberikan perlindungan maksimal dengan menjaga dan memelihara keamanan dan ketertiban di dalam kamp-kamp perlindungan warga sipil.

Sebuah catatan khusus, bahwa selama berpatroli di dalam kamp-kamp pengungsi yang berada di Bentiu, Malakal, Bor, Wau dan Juba, sesungguhnya saudara-saudara telah mengemban dan memainkan peran-peran yang penting dimana hal tersebut telah memampukan UNMISS Police untuk melakukan perlindungan terhadap para pengungsi.

Para anggota Polri ini ada yang melaksanakan tugas pelayanan khusus terhadap kaum wanita, anak-anak dan kelompok rentan, melakukan tugas-tugas kehumasan, pelatih bagi para Polisi Sudan Selatan, ada juga yang bertugas di bagian keuangan serta bagian Sumber Daya Manusia.

Para Sahabat Pemelihara Perdamaian sekalian,Kontingen ini telah melihat dan merasakan sendiri bagaimana pertikaian politik dan konflik keamanan di Sudan Selatan yang menimbulkan perang saudara pada bulan Juli 2016. Dan para anggota Polri yang bertugas di Juba pada waktu itu telah memainkan perannya dengan sangat baik melalui kegiatan-kegiatan perlindungan terhadap warga sipil, baik di dalam kamp-kamp pengungsi di UN House maupun di kamp Tomping.

Saya salut dan bangga dengan profesionalisme yang dimiliki kontingen ini dimana mereka mampu melewati masa-masa sulit di Juba maupun di wilayah lain di Sudan Selatan yang terkena dampak dari konflik bersenjata. Hal ini membuat saya sangat yakin bahwa di masa-masa yang akan dating, UNMISS dapat terus mengharapkan dan mengandalkan peran serta kontingen Indonesia sebagai perkuatan dalam pelaksanaan dan kelancaran kegiatan-kegiatan perlindungan terhadap warga sipil dimana saja mereka ditempatkan nantinya, di misi.

Hadirin sekalian,

Merupakan sebuah keteledoran jika saya tidak menyampaikan bahwa tiga personil kontingen ini adalah Wanita.

Meskipun tiga orang Polwan ini hanyalah mewakili bagian kecil dari total jumlah anggota kontingen ini namun ada dalam catatan saya bahwa salah satu di antara mereka melaksanakan tugas penting dalam kegiatan pelayanan dan perlindungan terhadap Wanita, Anak-anak dan Kaum Rentan. Hal ini sangat saya hargai karena Polwan-polwan sesungguhnya memainkan peran yang sangat penting khususnya di tempat seperti Sudan Selatan ini, dengan membuka jalan bagi para petugas kepolisian sehingga memungkinan kita untuk dapat bersentuhan langsung dengan kelompok paling rentan; para gadis remaja, anak-anak lelaki, kaum wanita dan orang-orang tua. Oleh karena itu, saya ingin mempergunakan kesempatan ini untuk meminta Pemerintah Indonesia agar dapat menambah jumlah Polwan di UNMISS.

Dengan menyampaikan rasa terima kasih yang tak terhingga atas sumbangsih yang telah saudara-saudara berikan bagi pemeliharaan perdamaian di Sudan Selatan, saya selalu   mengingatkan semua anggota sipil maupun dan polisi akan Peraturan dari Sekretaris Jenderal PBB tentang Tidak Ada Toleransi terhadap Eksploitasi dan Pelecehan Seksual. Hal ini merupakan tanggung-jawab kita bersama baik secara individu maupun secara bersama, baik bagi militer dan polisi PBB, yang pada hakekatnya sama-sama berkewajiban menjaga dan melindungi harga diri dan keselamatan orang-orang yang harus kita lindungi.

Kita adalah tamu di negeri ini oleh karena itu kita harus mampu menghargai bangsa ini dalam setiap interaksi, melaksanakan berbagai kegiatan maupun dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Jangan hanya karena satu kejadian kecil lalu musnahlah semua hasil yang telah kita capai kita selama ini sekaligus menghancurkan reputasi misi maupun reputasi PBB. Kita harus selalu menjunjung tinggi integritas dan profesionalisme di tempat kerja masing-masing.

Para Sahabat Pemelihara Perdamaian sekalian,

Malam ini saya sangat bersukacita karena mempunyai kesempatan  untuk memberikan penghormatan atas prestasi yang telah diraih oleh 20 anggota Polisi PBB dari Indonesia yang terkenal dengan nama Kontingen Garuda. Saya diberitahu bahwa di Indonesia, Garuda itu adalah Elang Jawa dan juga merupakan Lambang Negara Indonesia. Dengan alasan ini saya yakin bahwa nama Garuda ini cocok sekali bagi saudara-saudara karena melalui pengabdian bagi PBB dan bagi masyarakat Sudan Selatan, tentunya memberikan rasa bangga bagi bangsa dan negara saudara-saudara.

Akhirnya, dengan penuh sukacita, atas nama Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, saya sematkan bagi saudara-saudara Medali Perdamaian PBB ini sebagai sebuah pengakuan akan pengabdian saudara-saudara yang luar biasa di Sudan Selatan.

Hal yang pasti adalah saudara-saudara merupakan bagian tak terpisahkan dari kerja keras kita dalam mengembalikan perdamaian dan stabilitas di negeri ini.

Kenakanlah Medali ini sebagai sebuah kebanggaan dan sebagai Duta Besar yang telah berjasa bagi negara saudara-saudara dan bagi anda sebagai warga PBB.

Selamat dan sukses!

Bruce Muyambo, Police Commissioner

(Naskah Sambutan diterjemahkan oleh AKBP Don Gaspar da Costa, Kepala Humas Kepolisian PBB di UNMISS, Sudan Selatan)

 

 

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password