Penyelundupan di Palembang : 8000 Satwa Langka Jenis Ketam Tapak Kuda Digagalkan Dit Polair Polda Sumsel

Tribratanews.polri.go.id – Polda Sumsel / Dit Polair Polda Sumsel, Direktorat Polisi Perairan Polda Sumsel berhasil mengamankan Ms.Robi Ayu yang membawa 5000 ekor Satwa laut jenis Ketam Tapak Kuda dan KM.Rizky Putra yang membawa 3000 ekor jenis yang sama. Rabu ( 8/3).

Penangkapan berawal dari patroli gabungan antara Subdit Gakkum Polair Polda Sumsel dan Pangkalan Sandar Sungsang di Perairan Tanjung Kampe Sungsang Kabupaten Banyuasin, yang mencurigai MS.Robi Ayu yang di nahkodai SF (46) dan 2 orang Anak Buah Kapal (ABK) serta KM.Rizky Putra yang di nahkodai Fs (36) dan 3 orang Anak Buah Kapal (ABK) setelah diperiksa ternyata mengangkut Satwa yang dilindungi jenis Ketam Tapak Kuda ( bahasa latin TACHIRPLEUS GIGAS).

Dari hasil pemeriksaan 8000 ekor Satwa yang di amankan hanya 57 ekor Satwa Jenis Ketam Tapak Kuda yang masih hidup dan sudah dikembalikan ke habitatnya di Perairan Sungai Semilang.

Kapolda Sumsel Irjen Pol Agung Budi Maryoto didampingi Dir Polair Polda Sumsel Kombes Pol Robinson DP Siregar Sik, SH mengatakan, penangkapan ini merupakan hasil penyelidikan terhadap kapal-kapal yang dipergunakan untuk membawa satwa langka jenis ketam Tapak Kuda.

“Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, satwa ini rencananya akan dibawa ke Malaysia melalui Perairan Tungkal Jambi dan Medan. Namun, bukan dibawa menggunakan kapal ini melainkan kapal ini hanya sebagai pembawa yang nantinya akan dibawa ke pengepul yang lebih besar lagi, satwa ini dijual dengan harga kisaran Rp 100 ribu hingga Rp 200 ribu per ekornya. Karena di Malaysia maupun luar negeri memang dibeli dengan harga yang mahal. Sehingga, meski sudah diketahui satwa ini dilindungi tetap saja masyarakat di sekitar wilayah Sungsang melakukan pemburuan, ujar Kapolda

Penulis : Mardiansyah

Editor   : Iqbal 96

Publis   : Yulius

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password