Penganiayaan Anak di Bogor : Polisi Fasilitasi Komnas Perlindungan Anak Bertemu dengan Orang Tua Alm Caca

Tribratanews.polri.go.id , Polres Bogor – Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Satuan Reserse Kriminal Polres Bogor memfasilitasi kedatangan Ketua Komisi Perlindungan Anak Arist Merdeka Sirait dan Tim dalam rangka Menindak lanjuti Kasus Penganiayaan Anak yang dilakukan Oleh Ayah Tirinya serta menyebabkan sang Anak Meninggal dunia yang terjadi di Wilayah Gunung Putri, Kabupaten Bogor beberapa Waktu Lalu.

Kedatangan Ketua Komnas Perlindungan Anak ke Polres Bogor yakni untuk bertemu dengan Pelaku Penganiayaan terhadap Balita Cantik Bernama Kanja Isabel Putri alias Caca (4thn). Arist Merdeka Sirait juga melakukan Interview kepada Kedua Orang Tuanya JJS (22) dan DY (27) di Ruangan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polres Bogor. Selasa (07/03/2017)

“Tersangka dinyatakan melakukan perbuatan melawan hukum dengan cara menghilangkan nyawa anak dari Seorang Ibu Kandung atau Biologisnya yang dilakukan Oleh Ayah Tirinya. Dalam Interview tadi bahwa Pelaku mengakui bahwa telah melakukan tindakan Kejahatan Menghilangkan Nyawa Seorang Anak” Kata Arist Merdeka Sirait.

Arist Merdeka Sirait Menjelaskan Bahwa sesuai dengan hasil Outopsi dari RS Polri Kramat Djati bahwa adanya Luka – Luka yang diakibatkan Oleh Kekerasan seperti Kaki Melepuh, Bekas Luka Bakar Rokok, serta Luka Lebam. Dan Juga Pelaku JJS (22) Mengakui Bahwa Luka Tersebut di dapatkan dengan cara Membenturkan Kepala sang anak ketika Pelaku Marah.

“Yang Sangat Mengejutkan Setiap kali Istrinya bertanya kepada sang Anaknya mengapa ada Luka – Luka? Sang Anak selalu menjawab Luka diakibatkan oleh terjatuh. Itu Artinya Hal yang Luar Biasa karena sang anak Masih Membela Ayah Tirinya meskipun mengalami Kejahatan” Tutur Arist Merdeka Sirait.

Korban diminta Oleh ayah Tirinya untuk melakukan Olahraga Seperti Sit Up, Push Up, dan Hand Stand dengan Alasan sang Ayah Tirinya Hal itu dilakukan untuk Bersenang – Senang.

Pelaku JJS (22) mencari Nafkah dengan cara Mengamen yang menyebabkan dirinya mengalami Kesulitan dalam Ekonomi sehingga Melakukan Penyiksaan terhadap Korban.

Pelaku Meminta Maaf Kepada Istrinya dan Mengakui Kesalahannya kepada Pihak Keluarga dan Kepolisian serta akan Bertanggung Jawab Secara Hukum. Saat ini Pelaku JJS (22) ditahan di Polres Bogor Untuk dilakukan Proses Lebih Lanjut. Untuk Kemudahan dalam Proses Penyelidikan Ibu Kandungnya DY (27) saat ini ditangani oleh Tim Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (TP2TPA) Kabupaten Bogor.

Saat ini Kepolisian sudah Menetapkan Ayah Tiri Korban JJS (22) Sebagai Status Tersangka sedangkan Ibu Kandungnya DY (27) Berstatus Saksi. Atas Perbuatan yang dilakukan Oleh JJS maka Tersangka Terancam dijerat dengan Pasal 80  Jo 76 C UU No 35 Tahun 2014 Tentang Perubahan Atas UU No 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak Dan Atau Pasal 351 Ayat 3 KUHP Dan Atau Pasal 64 KUHP

Penulis : Rima

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password