Akibat Miras, Pegawai Honorer Dishubkominfo Trenggalek ini Tega Merampas Motor Milik Warga

Tribratanews.polri.go.id – Polres Trenggalek, Ulah gerombolan preman yang merampas sepeda motor seorang pemuda di terminal bus Surodakan Trenggalek harus berakhir ditangan Polres Trenggalek. Tiga orang pelaku diantaranya, SF, warga Kelurahan Sumbergedong yang juga karyawan honorer Dishub Kabupaten Trenggalek, EDS, warga Desa Ngulankulon Pogalan, dan LP, warga Desa Tumpuk Kecamatan Tugu. Ketiganya diringkus Polisi tanpa perlawanan.

Peristiwa itu sendiri terjadi tanggal 2 Maret 2017 yang lalu. Saat itu korban, Lukwanul Hakim, warga Desa Karangtuwo Kecamatan Munjungan bersama 3 orang temannya sedang berada di terminal bus sambil berfoto-foto. Tiba-tiba datang pelaku yang terpengaruh minuman keras berteriak menantang korban dan temannya. Tak mau ribut, korban tak menanggapi tantangan tersebut. Merasa tak dianggap, pelaku menabrak sepeda motor korban yang terparkir di depannya. Selanjutnya memukuli korban menggunakan tangan kosong hingga korban mengalami luka cukup serius di bagian muka.  Kasubbaghumas Polres Trenggalek, Iptu Supadi membenarkan peristiwa tersebut.

“Pelaku dibawah pengaruh minuman keras dan melakukan kekerasan terhadap korban”, ujar Iptu Supadi.

Melihat korban tak berdaya, LP salah seorang pelaku membawa kabur sepeda motor jenis Honda Tiger milik korban. Namun aksi mereka berhasil digagalkan warga sekitar yang mengetahui tindakan tersebut. Beruntung pelaku tidak dijadikan bulan-bulanan massa.

Dari tangan pelaku, petugas berhasil mengamankan barang bukti antara lain 1 unit sepeda motor, dan beberapa potong kaos serta celana.

“Atas perbuatannya, SF dan EDS kami jerat dengan pasal 351 ayat 2 KUHPidana dan atau pasal 80 ayat 1 UURI Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Perpu Nomor 1 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UURI No 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak menjadi undang-undang dan atau pasal 170 KUHPidana dengan ancaman hukuman penjara diatas 5 tahun. Sedangkan kepada LP, kami kenakan pasal 362 KUHPidana dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara”, ujar Perwira yang sebelumnya menjabat sebagai Kanitdikyasa Satlantas Polres Trenggalek saat press release siang tadi, Senin (06/03).

Penulis : Ady
Editor : Iqbal96
Publish : Handoko

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password