SPN Karombasan Gelar Yudisium Siswa, Kapolda Sulut: Harus Terus Belajar dan Berlatih

IMG_0505

IMG_0487

Tribratanews.polri.go.id, Polda Sulut – Sehari jelang pelantikan siswa Diktuk Brigadir yang akan dilaksanakan 7 Maret 2017, Sekolah Polisi Negara Karombasan menggelar Yudisium bagi 269 siswa yang sedang dididik di SPN Karombasan Manado, Senin (6/3/2017), pukul 09.00 Wita.

Yudisium yang digelar di Graha CHR Dotulong SPN Karombasan ini, dipimpin oleh Kapolda Sulut Irjen Pol Drs. Bambang Waskito didampingi Karo SDM Polda Sulut Kombes Pol Drs. Ruslan Aspan dan Kepala SPN Karombasan Manado Kombes Pol Dra. Henny Posumah, serta dihadiri oleh seluruh Pejabat Utama Polda Sulut.

Dijelaskan Kepala SPN saat memaparkan profil siswa dihadapan Kapolda, pendidikan pembentukan dilaksanakan selama 7 bulan melalui tahapan pembentukan dasar bhayangkara, pembekalan profesi kepolisian dan pembulatan dengan jumlah mata pelajaran 1400 jam pelajaran.

IMG_0510

Jumlah siswa yang dididik di SPN Karombasan sebanyak 269 orang dan dinyatakan lulus semua, dengan perincian, pengiriman Polda Sulut 191 orang, Polda Gorontalo 72 orang, Polda Sulsel 2 orang, Polda Maluku 2 orang dan Polda Maluku Utara 2 orang.

Beliau juga memaparkan, mayoritas pekerjaan dari orang tua siswa adalah petani, nelayan dan pedagang, yaitu sebanyak 104 org, disusul anak anggota Polri 32 org, pensiunan Polri/TNI 10 orang, swasta 34 orang, wira usaha 60 orang dan PNS 38 orang.

Dari hasil pendidikan yang ditandai dengan penyerahan ijasah yang diserahkan pada acara yudisium tersebut, 3 orang siswa dinyatakan memperoleh nilai tertinggi, yaitu Arkelaus G. Mumek dengan nilai 79,91, Andre Pangpang nilai 79,18 dan Zul Ikram nilai 78,81.

Kapolda dalam sambutannya mengatakan, yudisium merupakan pengukuhan pendidikan pembentukan Bintara Polri yang dianggap telah memenuhi syarat kelulusan pada suatu program pendidikan dan pelatihan yang telah ditetapkan dalam kurikulum Lemdiklat Polri ataupun peraturan lainnya.

IMG_0519

Pelaksnaan yudisium ini menurut Kapolda menjadi indikator bahwa para siswa telah menyelesaikan pendidikan dan latihan, sehingga berhak menyandang pangkat Brigadir Polisi Dua (Bripda),

“Harus terus belajar dan berlatih guna meningkatkan kemampuan,” tegas Kapolda.
Tambahnya, para siswa juga harus memiliki pengetahuan dan keterampilan dasar perorangan yang setidaknya meliputi kepolisian tugas umum, intelejen dasar dan deteksi dini, negosiasi, komunikasi sosial, pemecahan masalah sosial dan berbicara efektif.

Kapolda berharap para Bripda muda ini dapat menjadi teladan di tengah-tengah masyarakat, disiplin dan berupaya terus menigkatkan kinerja serta memiliki intergritas mulia di tengah-tengah pergolakan dunia yang semakin ketat, sehingga dalam menjalankan pengabdian di tengah-tengah masyarakat dapat secara profesional dan terpercaya.

“Pengabdian terbaik para siswa telah ditunggu oleh keluarga, masyarakat dan negara, jangan pernah berhenti belajar dan berlatih. Ilmu pengetahuan dan keterampilan tidak hanya diperoleh dari tenaga pendidik, tetapi belajar dan memaknai dari segala persoalan yang ada di lingkungan sekitar,” pungkas Kapolda Sulut.

Penulis: Pri
Editor: Iqbal96
Publish: Pri

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password