Unjuk Rasa di Solo : Polri Mengawal dan Mengamankan Unjuk Rasa Damai Pedagang Pasar Klewer Surakarta

IMG-20170306-WA0056
Tribratanews.polri.go.id. Polresta Surakarta.
Kapolsek Pasar Kliwon Bp AKP Suwandi memimpin langsung pengamanan aksi unjuk rasa damai pedang Pasar Klewer yang mendatangi Balaikota Surakarta Senin, 6/3/2917 pukul 09.00 Wib – 10.30 Wib. Aksi dari pedagang Pasar Klewer dengan melakukan longmarch mengambil start dihalaman Masjid Agung Surakarta Kelutahan Kauman Kecamatan Pasar Kliwon Kota Surakarta . Setelah berkumpul masa aksi berjalan menuju ke Balikota Surakarta di Jln. Jend. Suderman No.02 Kel. Kampungbaru Kec. Pasar Kliwon Kota Surakarta.
Unjuk Rasa (Aksi Damai) diadakan oleh HPPK (Himpunan Pedagang Pasar Klewer) Surakarta dan selaku Penanggung Jawab kegiatan tersebut adalah Bp. Tafif Harjanto dan diikuti sekitar 200 orang pedagang. Tampak hadir pula dalam kegiatan tersebut Ir.H Kusban Humas HPPK dan Ir. H Hery Seketaris HPPK. Aksi inimjuga didukung Bp.Purwanto Ketua SPTI (Serikt Pekerja Transpot Indonesia) Pasar Klewer serta para kuli angkut pasar.
Dalam Aksi tersebut para pengunjuk rasa membentangkan Spanduk – spanduk adapun tulisan Spanduk dan pamflet :
– ” PEDAGANG KLEWER MENOLAK PEDAGANG” Pedangan Bermobil Diatas Bahu Jalan.
– Kami Meminta Keadilan Menuntut Ketegasan Hukum !!!.
– Dishub Gembokmu Neng endi..??
– Kami Menolak Pedagang Bermobil tampa Aturan..!!!.
– Mohon Selesaikan Permasalah Pedagang Bermobil.
– Wakil – wakil Rakyat didewan desak Pemkot Selesaikan Pedagang Bermobil.
– Iki lho….Pak Wali, Ono Pedagang Bermobil datang orak aturan.
– Pak Wali…Mohon selesaikan masalah pedagang bermobil.
– Jangan ada dusta diantara kita.
– Tindakan anda bisa mematikan perekonamian Pasar Klewer.
– Kami mohon keadailan kami tuntut penegakan hukum…!!!.
– Minggir -minggir pedagang bermobil minggir ..!!!
– Pak Dewan jangan sampai Ps. Klewerku mati suri…
– Jangan anda nodai mata oencarian kami pedagang Pasar Klewer.
– Pak Wali, Pak Dewan, Pak Polisi Tolong selesaikan masalah perdagang mobil.
-Anarkis No..!!! Kami taat Hukum.
Dalam aksi damai tersebut menyampaikan beberapa tuntutan, kepada Pemkot Solo :
1. Lindungi Pasar Klewer dari sepinya pengunjung
2. Lindungi Pasar Klewer yang menjadi ikon kota Surakarta
3. Tertibkan Pedagang bermobil, jangan sampai menjual atau mendasarkan dagangan di Taman Parkir atau tempat larangan.
4. Tindak tegas setiap kali pedagang bermobil melakukan pelanggaran
5. Tindak tegas kendaraan pedagang bermobil yang sudah menyalahi aturan
6. Tindak tegas pedagang bermobil yang nekat berjualan / mendasarkan dagangan di tempat larangan / Taman Parkir.
7. Jaga dan awasi Taman Parkir /Tempat larangan jangan sampai ada aktivitas jual beli.
8. Tegakkan Perda dengan tegas.
Sesampainya di Balaikota para peserta dinterima oleh Kepala Dinas Perdagangan Kota Surakarta Drs. Bagiyo yang mengjimbau :
1. Para pedagang harus bisa menjaga dan harus menjaga kotmitmen untuk tidak berkulakan di taman parkir.
2. Jangan memaksan rezeki saudara sendiri kudu saling menjaga ketertiban.
3. Para pedagangan yang tidak menfaatkan kios pada mestinya akan saya laporkan kewalikota.
4. Prinsip pemerintah bertindak dengan tegas.
5. Jangan berdusta diantara kita.
6. Bila pedagang bermobil masih melakukan aktifitas perfagangan akan kami tindak dan kami laporkan ke Satpol PP dan Dishub agar dilakukan tindakan sesuai perda hukum yang ada.
Pejabat lain yang menemua adalah Kasat Pol PP Sutarjo SH.MM menghimbau :
1. Meminta partisipasi prdagang dan STPI untuk kerja sama dalam penegakan hukum perda.
2. Kita pernah membersihan pengemis dan pengamen diPasar Klewer, ini sebagai contoh keseriusan kami dalam penegakan Perda.
3. Kita harapkan dalam penegakan perda tidak berhenti di satpol PP aja, namun sampai dengan persidangan sampai keputusan dipengadilan.
4. Untuk menjaga / tongkrongi dilingkungan taman parkir mengingat prosenil yang terbatas, namun kita akan koordinasikan dulu apabila kita terjunkan limas, karena limas tidak bisa menegakan perda, maka kita akan koordinasi dengan personil satpol PP. Perda Pengelolaan dan Perlindungan Pasar Tradisional, No.1 th 2010
Setelah selesai dari balaikota maka.aksi dilanjutkan ke kantor DPDR Kota Surakarta.
Adapun tuntutan sbb:

1. Pedagang bermobil adalah pedagang liar yang dengan sengaja melakulan aktifitas berjualan dan menggelar daganga di area yang tidak sesuai peruntukannya yaitu daerah perparkiran dan bahu jalan. Perbuatan imi melanggar UU No.26 Thn 2007 Bab XI pasal 70.

2. DPRD Surakarta sebagai wakil rakyat yang dipercaya berkewajiban mendukung, Mendampingi, Mengawal dan Memperjuangkan tuntutan pedagang Pasar Klewer (rakyat) kepada Pememrintah Kota Solo sehingga berhasil sesuai harapan. Aksi ini adalah aksi yang ke dua kalinya krn sebelumya pada tanggal 27 Pebruari 2017 juga melakukan hal.yang sama.
Untuk mengantisipasi gangguan yang terjadi maka Polresta Surakarta menerjunkan ratusan personel baik Dalmas Shabara, lalu lintas, Reskrim, Intelkam dan Dalmas Awal serta 3 pleton negosiator Polwan. Pengawalan dan pengamanan dilakukan sejak dari Masjid Agung ke Balaikota dan DPRD. Dari ketiga tempat tersebut masing -masing ditempatkan 1 pleton tim negosiator Polwan. Karena melibatkan dua wilayah Polsek maka Kapolsek Pasar Kliwon Akp Suwandi bertanggung jawab di Masjid Agung dan Balaikota serta Kapolsek Laweyan Kompol Saprodin bertanggungjawab di gedung DPRD.
hingga berita ini diturunkan aksi masih berlangsung di hedung DPRD Kota Solo.
Penulis : Sumarjo
Editor : Kang Iqbal96
Publish : Sumarjo

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password