Perjudian di Kota Kediri : Bisnis Togel, 2 Pelaku Tak Berkutik Saat Transaksi di HP

Perjudian di Kota Kediri : Bisnis Togel, 2 Pelaku Tak Berkutik Saat Transaksi di HP

Tribratanews.polri.go.id – Polres Kediri Kota –
Fungsi handphone (HP) kini tak sekadar untuk komunikasi. Tetapi juga menjadi sarana bisnis. Hanya saja, jika berbisnis gelap perjudian, urusannya bisa berujung ke sel tahanan polisi.

Djiyat, 46, warga Kelurahan Dandangan, Kecamatan Kota Kediri, dan Sutomo, 41, warga Desa Karangrejo, Kecamatan Ngasem benar-benar mengalaminya. Kamis siang lalu (2/3), keduanya dicokok dari tempat yang berbeda.

Tuduhannya, terlibat sebagai pengecer judi toto gelap (togel). Buktinya, polisi menemukan HP Djiyat yang di dalamnya terdapat transaksi perjudian melalui sms. Uang tombokan yang dia himpun disetor kepada Sutomo.

“Saat ini tersangka dan barang bukti sudah kami amankan,” kata Kapolsek Pesantren Kompol Sucipto.

Pertama polisi menangkap Djiyat sekitar pukul 13.00. Sebelumnya, petugas menerima laporan dari warga. Di Lingkungan Tirtoudan, Kelurahan Tosaren, Kecamatan Pesantren sering memergoki Djiyat mengecerkan togel dari warung ke warung.

Menindaklanjuti hal itu, Sucipto mengatakan, anggotanya langsung mengintai gerak-gerik Djiyat. Sampai akhirnya, polisi melihatnya di pinggir jalan Dandangan saat pengecer togel ini hendak pulang. Tak ingin buruannya kabur, petugas pun menangkap Djiyat. “Pelaku kaget awalnya saat kami tangkap,” ujarnya.

Dalam penggeledahan, polisi akhirnya menemukan barang bukti berupa uang Rp 10 ribu yang diduga hasil tombokan dari pelanggannya. Tak hanya itu, HP Djiyat yang di dalamnya terdapat transaksi togel juga disita. Dari HP itu pula diketahui tombokan yang dihimpun Djiyat disetor ke Sutomo. “Mendapatkan informasi itu, kami langsung tindaklanjuti ke penerima setoran,” ungkap polisi berpangkat melati satu ini.

Siang itu juga sekitar pukul 15.00, polisi segera menggerebek rumah Sutomo. Saat digeledah, ditemukan sebuah HP di kamar yang berisi pesan transaksi togel dengan Djiyat dan pelanggan lainnya.

Mendapat bukti itu, Sutomo diamankan ke Mapolsek Pesantren. “Dari penangkapan dua pelaku, barang bukti yang kami amankan dua HP dan uang Rp 10 ribu,” ujar mantan Kapolsek Kandat ini.

Sampai kemarin siang, Sucipto mengaku, pihaknya masih terus menyelidiki kasus ini. Polisi memburu bandar togel yang transaksinya melalui online ini.

Sementara Djiyat dan Sutomo, akibat perbuatannya harus mendekam di tahanan Mapolsek Pesantren. Keduanya dijerat pasal 303 KUHP tentang perjudian. “Kasus ini belum berakhir, kami masih buru pelaku lainnya,” tegas Sucipto.

“Bersama Menjaga Kamtibmas -KEDIRI Menang”

#panjalujayati #RakyatbersamaPolri

Penulis : DIDIK
Editor : Iqbal96
Publis : DIDIK (Res Kdr Kota)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password