Jelang Natal dan Tahun Baru, Polres Brebes Gelar Rakor Pengamanan

d71_9312Tribratanews – Polres Brebes menggelar rapat  (rakor) lintas sektoral dalam rangka kesiapan pengamanan Natal 2016 dan tahun 2017. Rakor digelar  di Aula Mapolres Brebes, Jalan Jenderal Sudirman Brebes, Rabu (14/12).

Pada rapat tersebut dihadiri juga oleh Forkompinda, Kepala Kementerian Agama (Kemenag), Dishubkominfo, Satpol PP, Basarnas, serta perwakilan dari pimpinan gereja yang ada di Kabupaten Brebes.

Pada sambutannya Kapolres Brebes menyampaikan, rapat tersebut merupakan bentuk persiapan untuk menyamakan persepsi antar sektor yang akan terlibat dalam Operasi Lilin dan Tahun Baru 2017 mendatang.

Dalam kesempatan ini, disinggung juga oleh Kapolres, terkait adanya kejadian Intoleransi agama dengan penolakan oleh sekelompok orang kepada pemeluk agama lain yang sedang melakukan ibadah. Menurutnya, hal ini menjadi keprihatinan tersendiri yang perlu diantisipasi oleh segenap unsur lapisan masyarakat yang ada di Kabupaten Brebes.

“Presiden Jokowi sendiri menyayangkan adanya kejadian ini. Oleh karena itu melalui Rakor ini kita mempersiapkan langkah komunikasi dengan instansi terkait untuk bisa menyamakan persepsi dalam rangka pengamanan Natal dengan sandi Operasi Lilin Candi 2016 dan Tahun Baru 2017 mendatang,” ujarnya.

Dalam kesempatan ini juga dipaparkan terkait rencana pengamanan yang akan dilaksanakan oleh Polres Brebes bersama dengan Dinas Intasnsi terkait. Diketahui dari paparan yang disampaikan oleh Kabag Ops Polres Brebes AKP Supriyadi bahwa sebanyak 1.202 personil akan dilibatkan dalam pengamanan ini. Dengan rincian 577 personel Polri dan 625 personel gabungan TNI dan Instansi lain yakni Dishub, Satpol PP, Dinas Kesehatan, Pramuka dan Saka Bhyangkara serta instansi dan organisasi terkait lainya. “Direncanakan personel yang terlibat pengamanan akan melaksanakan Apel Gelar Pasukan tanggal 22 Desember mendatang sebagai pengecekan akhir sebelum diterjunkan kelapangan beserta sarana dan prasarana pendukung lainya,’’ kata Kapolres.

Untuk persoalan titik-titik yang dianggap rawan pada operasi tersebut, dirinya telah membahasnya dengan instansi yang berkaitan seperti titik rawan lalu lintas dan kerawanan di lokasi keramaian dengan menempatkan Pos Pengamanan (Pospam). Sedikitnya ada 11 Pospam penggal jalan, 5 Pospam Gereja, 5 Pospam Obyek Wisata serta 1 Pospam yang akan ditempatkan didaerah rawan konflik.

“Titik rawan lalu lintas sementara ini ya di jalur utara, tengah dan Selatan, karena adanya pasar tumpah, tapi kita telah mempersiapkan jalur-jalur alternatif untuk mengurangi kemacetan nantinya. Adapun untuk kerawanan di tempat keramaian di lokasi-lokasi objek pariwisata seperti pesisir pantai, maupun obyek wisata lainya yang ada diKabupaten Brebes,” terangnya.

Dalam pengamanan nanti juga akan menerjunkan Tim BPBD, SAR dan Dinas Kesehatan. “Kita mengharapkan petugas bekerja semaksimal mungkin. Antisipasi kemungkinan-kemungkinan bahaya teroris dan mewaspadai keberadaan orang yang tidak dikenal. Pihak gereja diharap bisa berkoordinasi dengan Polisi jika ada sesuatu yang mencurigakan. Harapan semua adalah terlaksananya kegiatan Natal tahun 2016 dan Tahun Baru 2017 dengan aman, lancar dan kondusif tanpa ada ancaman sedikitpun. Kegiatan keagamaan yg akan di laksanakan di wilayah harus saling koordinasi dengan Polsek atau koramil dan instansi terkait, guna penempatan personil pengamanan dalam kegiatan keagamaan tersebut,” pungkas Luthfie. (Hms Res BBS)

Admin Polri54010 Posts

tribratanews.polri.go.id "Portal Berita Resmi Polri : Obyektif - Dipercaya - Patisipatif"

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password