Polda Metro Jaya amankan tersangka Narkoba

Tribratanews.polri.go.id – Polda Metro Jaya Kamis (02/03/2017) Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menembak mati seorang bandar narkoba asal Taiwan, Kao Chih Hung (35) karena melawan petugas saat melakukan transaksi narkoba di Maxx Coffee, Tangerang City, Tangerang, kemarin.

“Pelaku merupakan bandar narkoba jaringan Taiwan dengan total barang bukti 12,5 kg,” ujar Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Kombes Pol Nico Afinta.

Pengungkapan kasus ini bermula dari informasi yang diterima Timsus Subdit 3 Ditnarkoba Polda Metro pimpinan AKBP Bambang akan adanya transaksi narkoba oleh tersangka Gery Adi Chandra (48) dan Muhamad Fery Iisanto (48) di daerah Bogor, Jawa Barat, Selasa (28/2). Diketahui, mereka membawa narkoba jenis sabu-sabu seberat 1 Kg menggunakan Toyota Innova putih B 1239 URV.

“Keduanya kami sergap di pintu tol Cibubur. Dari pengakuan Gerry, dia masih menyimpan ketamin di rumahnya di kawasan Bogor. Ketika kami geledah ditemukan satu kilogram ketamin,” kata Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Kombes Pol Nico Afinta.

Dari pengakuan keduanya, barang haram tersebut didapat WNA bernama Liu Han Chin (42) dan Kao Chih Hung. Petugas lalu berpura-pura membeli dari keduanya dan berhasil diringkus di Tangerang City.

“Namun saat akan dilakukan penangkapan tersangka Kao Chin Hung menyerang petugas dengan berupaya merebut senjata milik anggota kemudian dilakukan tindakan tegas kepolisian terhadap Kao Chin Hung dan pada saat di perjalanan menuju rumah sakit tersangka meninggal dunia,” Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Kombes Pol Nico Afinta.

Tak berhenti disitu, polisi lalu melakukan pengembangan dan didapati masih adanya narkoba di kamar hotel Liu dan Kao di Hotel Amaris, Tangerang. Disana, penyidik menemukan delapan klip besar dengan total berat 7,5 kilogram yang disimpan di dalam koper.

Ketiga tersangka, Gery, Liu dan Fery langsung diamankan ke Gedung Ditresnarkoba Polda Metro Jaya untuk diproses hukum dan proses pengembangan lebih lanjut.

Mereka dijerat Pasal 114 ayat (2) sub pasal 112 ayat (2) UU RI No. 35 tentang Narkotika juncto pasal 196 sub Pasal 197 UU RI No.36 tahun 2009 tentang Kesehatan dengan ancaman maksimal hukuman mati.

Penulis : Fitri

Editor   : Iqbal96

Publish : Cindy

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password