Polda Kalbar, menggelar Operasi Simpatik Kapuas 2017

IMG_7168

Tribratanews.polri.go.id, Polda Kalbar – Apel gelar pasukan Operasi Simpatik Kapuas 2017, Digelar di Lapangan Bhayangkara Mapolda Kalbar, Rabu (1/3/2017) pagi. Apel ini di dipimpin oleh Kapolda Kalbar, Irjen (Pol) Drs. Musyafak, SH, MM, selaku Inspektur Upacara, Pengguna jalan diimbau tertib berlalu lintas.

Turut hadir dalam apel tersebut Wakapolda Kalbar, Brigjen (Pol) Drs. Amrin Remico, MM, Kasdam XII/Tpr Brigjen (TNI) Ahmad Supriyadi, Forkopimda Prov. kalbar, Walikota Pontianak, Dan Pomdam XII/Tpr, Dan Sat POM AL, Dan Sat Pom AU Supadio, Kadishub Kominfo Prov. Kalbar, Kasat Pol PP Provinsi, Kepala PT. Jasa Raharja dan para Pejabat Utama Polda Kalbar serta Kapolresta Pontianak Kota. Operasi Simpatik akan digelar pada 1 Maret hingga 21 Maret 2017.

IMG_7167Kakorlantas Polri, dalam amanatnya yang disampaikan oleh Kapolda mengatakan, tujuan digelarnya Operasi Simpatik Kapuas 2017 ini adalah menciptakan Kamseltibcarlantas serta menekan angka kecelakaan serta pelanggaran lalu lintas.

Perlu diketahui bersama, secara nasional, data jumlah pelanggaran lalu lintas berupa tilang selama tahun 2015 sejumlah 5.439.052 kasus dan pada tahun 2016 sejumlah 6.272.375 kasus atau ada kenaikan trend (15 %). Teguran  tahun 2015  sejumlah  2.526.162 pelanggaran dan pada tahun 2016 sejumlah 2.225.404 pelanggaran atau ada penurunan trend (-11 %).
Jumlah kecelakaan lalu lintas tahun 2015 sejumlah 98.970 kejadian dan pada tahun 2016 sejumlah 105.374 kejadian atau ada kenaikan trend (6 %). Korban meninggal dunia tahun 2015 sejumlah 26.495 orang dan pada tahun 2016 sejumlah 25.859 orang atau ada penurunan trend (-2 %). Kerugian materiil tahun 2015 sejumlah   Rp.  272.314.014.600,- dan pada tahun 2016 sejumlah Rp. 226.416.414.497,-  atau ada penurunan trend (-20%).

IMG_7165“Kita menyadari bahwa dalam mengatasi permasalahan bidang lalu lintas tersebut tidak bisa hanya berdiam diri, bahkan kita wajib bertindak dan melakukan berbagai upaya untuk menciptakan Pemerintah yang bertanggung jawab dalam membina dan memelihara Kamseltibcarlantas”, ujarnya

Dalam kesempatan yang sama, disampaikan beberapa pelanggaran yang menjadi sasaran Penegakkan Hukum dalam Operasi kali ini adalah Masyarakat yang melanggar lalu lintas berpotensi menyebabkan terjadinya Fatalitas kecelakaan lalulintas, antara lain: Melawan arus lalu lintas khususnya kendaraan bermotor (R2); pelanggaran rambu-rambu lalu lintas; dan pelanggaran batas kecepatan.

IMG_7169Dengan dilakukan penegakan hukum yang menjadi sasaran prioritas, maka pelaksanaan Operasi Simpatik Kapuas 2017 ini diharapkan akan dapat mendorong tercapainya tujuan operasi yaitu: meningkatnya disiplin masyarakat dalam berlalu lintas di jalan raya; meminimalisir pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas; menurunnya tingkat fatalitas korban kecelakaan lalu lintas; meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap Polri dengan terbentuknya opini positif dan citra tertib dalam berlalu lintas, serta terwujudnya situasi Kamseltibcarlantas menjelang Hari Bhayangkara ke-70 tahun 2017.

Sebelum apel gelar pasukan berakhir, Kapolda Kalbar, Irjen (Pol) Drs. Musyafak, SH, MM, menyematkan pita berwarna biru putih kepada perwakilan TNI, Polri dan Dishubkominfo sebagai penanda kesiapan dan dimulainya “Operasi Simpatik Kapuas 2017” di jajaran Polda Kalbar.

Sementara itu, Kabidhumas Polda Kalbar AKBP Sugeng menambahkan, kegiatan operasi akan mengedepankan edukatif, preemtif dan preventif dengan tujuan meningkatkan kedisiplinan masyarakat dalam berlalu lintas.

“Iya sifatnya edukatif, dengan cara memberikan himbauan agar masyarakat mengerti apa yang dia lakukan”. Operasi ini digelar selama 21 hari, Polda Kalbar bekerja sama dengan Dinas Perhubungan dan TNI dalam pelaksanaan operasi tersebut.

Dengan Operasi Simpati ini, Polri dan instansi terkait menekankan kegiatan secara preventif, edukatif, dan memberikan himbauan-himbauan kepada masyarakat. Polri juga akan memberikan teguran dalam tilang-tilang, tapi itu seminimal mungkin kita lakukan,” lanjutnya.

Operasi Simpatik ini merupakan operasi terpusat yang digelar secara rutin setahun sekali. Operasi lalu lintas dilakukan, selain untuk meningkatkan kedisiplinan dalam berlalu lintas, juga untuk mengurangi tingkat kemacetan dan kecelakaan lalu lintas.
Penulis: Cucu Safiyudin
Editur: Iqbal96

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password