Operasi Simpatik Krakatau Polres Pesawaran : Tiga Pilar Ikuti Gelar Pasukan

Tribratnews.polri.go.id – Polres Pesawaran, Kepolisian Resort (Polres) Pesawaran menggelar apel pasukan Operasi Simpatik Krakatau tahun 2017, yang berlangsung di lapangan Polres Pesawaran Rabu (1/3/17) dipimpin langsung oleh Kapolres AKBP M. Syarhan S.iK.

Operasi Simpatik 2017 merupakan operasi terpusat dilaksanakan di Polda Lampung dan Jajaran dengan Sandi Operasi Simpatik Krakatau 2017, kegiatan yang berlangsung selama 20 hari itu, terhitung dari tanggal 1-20 Maret 2017 dengan melibatkan 30 personil kepolisian.

Dalam amanat Kepala Korps Lalulintas Polri Inspektur Jenderal Polisi Drs. Royke Lumowa, M.M yang dibacakan oleh Kapolres Peswaran menyampaikan bahwa, digelarnya Ops Simpatik tahun 2017 ini, tentu saja untuk menekan angka pelanggaran dalam berlalulintas, Kemacetan lalulintas dan kecelakaan lalulintas. Sehingga dapat terciptanya situasi dan kondisi Keamanan, Keselamatan, Ketertiban dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcar Lantas).

Kapolres Pesawaran Memasang Pita Tanda Operasi
Kapolres Pesawaran Memasang Pita Tanda Operasi

Dan dalam mengatasi permasalahan bidang lalulintas ini, tidak bisa dengan berdiam diri, bahkan  wajib adanya tindakan dan melakukan berbagai upaya untuk menciptakan pemerintahan yang bertanggung jawab dalam membina dan memelihara Kamseltincar Lantas. Seperti yang tertuang pada undang-undang (UU) nomor 22 tahun 2009 tentang lalulintas dan angkutan jalan adalah bagaimana untuk mewujudkan dan memelihara kamseltibcar lantas, meningkatkan kualitas keselamatan dan menurunkan tingkat fatalitas korban kecelakaan lalulintas. Kemudian, membangun budaya tertib berlalu lintas dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Adapun pelaksanaan Ops Simpatik 2017 ini ada beberapa pelanggaran yang menjadi sasaran operasi adalah masyarakat yang melanggar lalu lintas yang menyebabkan terjadinya fatalitas kecelakaan antara lain, melawan arus lalulintas khususnya kendaraan roda dua, pelanggaran rambu-rambu lalulintas, pelanggaran batas kecepatan. Dengan dilakukannya penegakan hukum terhadap sasaran prioritas, maka pelaksanaan ops simpatik ini dapat mendorong tercapainya tujuan operasi yaitu.

Meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas dijala raya, meminimalisir pelanggaran dan kecelakaan lalulintas, menurunnya tingkat fatalitas korban kecelakaan, meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap Polri dengan terbentuknya opini positif dan citra tertib dalam berlalu lintas dan yang terakhir, terwujudnya situasi kamseltibcar lantas menjelang hari Bhayangkara ke 70 tahun.

“Anggota yang tergabung dalam ops simpatik 2017 lebih mengedepankan tindakan persuasif kepada pengguna jalan yang melanggar dalam bentuk teguran. Tindakan lainnya yakni 10 persen tindakan represif atau penegakan hukum, 10 persen preventif dan 80 persen preemtif,” terang Humas Polres Pesawaran Ipda Santi, mendampingi Kapolres Pesawaran AKBP M. Syarhan S.iK.

Ia menambahkan, data pelanggaran lalulintas secara global, berupa tilang pada tahun 2015 sejumlah 5.439.052 kasus dan pada tahun 2016 diangka 6.272.375 kasus dengan kenaikan 15 persen. Teguran pada tahun 2015 sejumlah 2.526.162 pelanggaran, sementara pada tahun 2016 sejumlah 2.225.404, mengalami penurunan 11 persen. Untuk jumlah lakalantas sendiri ditahun 2015 berada pada angka 98.970 kejadian dan tahun 2016 diangka 105.374 kejadian, mengalami kenaikan 6 persen. Untuk jumlah korban meninggal dunia tahun 2015 sejumlah 26.495 orang dan ditahun 2016 sejumlah 25.859 orang, jumlah tersebut mengalami penurunan 2 persen. Sedangkan untuk luka berat tahun 2015 sejumlah 26.840 orang, ditahun 2016 ada 22.939 orang dan mengalami penerunan 14 persen.

“Luka ringan di tahun 2015 sejumlah 110.714 orang, sementara pada tahun 2016 ada 129.913 orang, mengalami kenaikan 17 persen. Terakhir untuk kerugian materil tahun 2015 sejumlah Rp272.314.014.600 dan pada tahun 2016 sebesar Rp226.416.414.497, angka kerugian materil sendiri mengalami kenaikan 20 persen. Itu semua merupakan jumlah global seluruh Indonesia. Nah, diharapkan pada tahun ini, tentu mengalami penurunan dari semua pelanggaran lalulintas,” tandasnya.

Upacara gelar pasukan operasi simpatik krakatau 2017 diikuti ratusan peserta baik dari Polres Pesawaran sendiri, TNI, Pol PP, Dinas Perhubungan dan Pramuka Kabupaten Pesawaran. (*).

(Penulis : Humas Polres Pesawaran / N.Muslih Lpg – Editor : Iqba96l)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password