Diduga Kitab Suci Alquran Berserakan di Gereja GKJW, Ada yang Ingin Kacaukan Kediri

alquran3

Tribratanews.polri.go.id – Polres Kediri Kota, Ada yang ingin membuat rusuh Kota Kediri, mereka sengaja melempar 15 Alquran di halaman Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW), Jemaat Kediri Pepanthan, Rabu (1/3/2017). Tempat ibadah umat Kristen yang berada di RT26 RW.05 Kelurahan Pesantren itu menjadi gempar.

Dijelaskan Kapolsekta Pesantren, AKP Sucipto, bahwa pihaknya sedang mengamankan 15 eksemplar kitab Alquran dan saat ini meminta keterangan kepada sejumlah pihak. Terkait pelaku, pihak kepolisian menduga pelaku lebih dari satu orang dengan mengendarai sepeda motor.

Sejumlah saksi mata menjelaskan saat warga sepulang menunaikan jamaah shalat subuh, dikagetkan dengan kitab suci yang berserakan di halaman gereja yang sedang dalam tahap renovasi. Setelah dilihat lebih dekat, sontak para jamaah ini kaget dan segera melapokan temuan ini kepada Widodo, Ketua RT setempat.

alquran

Mendapat laporan warga, petugas Polri dan TNI berdatangan dan segera mengamankan lokasi kejadian untuk melakukan Olah TKP.

“Polisi dan TNI datang, kemudian memasang batas Police Line. Kemudian kitab–kitab suci yang berserakan tersebut dimasukkan dan diamankan polisi. Saat pergi, kemudian batas tadi terus dilepas. Ada beberapa tetangga kami yang diajak ke Polsek,” jelas Aldo Dhana, warga yang tinggal di utara gereja.

Kapolsekta Pesantren membenarkan bahwa pihaknya mengamankan 15 eksemplar kitab suci Alquran, di mana 8 kitab masih dalam kondisi baru, sementara 7 kitab lainnya bekas / sudah lama.

“Diduga pelaku lebih dari satu dan mengendarai motor. Kami berharap bila ada yang merasa kehilangan kitab Alquran atau mengetahui pelaku, dimohon kerjasamanya untuk mengungkap kasus ini,” jelas AKP Sucipto.

alquran2

Atas kejadian ini, Walikota Kediri, Abdullah Abu Bakar berharap agar permasalahan ini semakin meningkatkan keharmonisan, apalagi di Kota Kediri terdapat Forum Komunikasi Umat Beragama dan Penghayat Kepercayaan (FKUB–PK).

“Mari saling menghargai  baik yang lemah dan kuat, menjaga keharmonisan antar pemeluk agama. Kami berharap segera diselesaikan, karena kuatir nanti pelakunya orang stress,” jelas Walikota yang akrab dipanggil Mas Abu. Dengan ini, tampaknya ada kelompok yang ingin menghancurkan keharmonisan di Kediri.

Penulis : NNG D.M

Editor : Iqbal96

Publish : DIDIK (Res Kdr Kota)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password