Gelar Pasukan Operasi Simpatik Tinombala 2017 Polres Tolitoli

Operasi Simpatik Tinombala 2017 mulai dilaksanakan pada hari ini, Rabu, 1 Maret 2017 yang diawali dengan apel gelar pasukan di lapangan apel Polres Tolitoli yang dipimpin oleh Wakapolres Tolitoli KOMPOL Sugeng Lestari dan dihadiri oleh oleh 1 peleton Kodim 1305 Buol Tolitoli, 1 peleton Lanal Buol Tolitoli, 1 Peleton Kompi Brimob Tolitoli, 1 peleton Sabhara Polres Tolitoli, 1 peleton Lalu Lintas Polres Tolitoli, 1 peleton Dishub Tolitoli, 1 peleton Sat Pol PP Tolitoli, 1 peleton Damkar Tolitoli.

Dalam apel gelar pasukan ini dilaksanakan penyematan tanda pita sebagai tanda dimulainya operasi, dan perwakilan penyematan tanda pita yaitu perwakilan POM TNI, Sat Lantas Polres Tolitoli, dan Dishub Tolitoli. Sebelum dimulainya apel gelar pasukan Operasi Simpatik Tinombala 2017 pada pukul 08.00 WITA, Polres Tolitoli sebelumnya melaksanakan apel di lapangan apel Polres Tolitoli pada pukul 06.45 WITA yang dilanjutkan dengan razia kendaraan milik personil Polres Tolitoli. Hal ini dimaksudkan agar sebelum personil yang melaksanakan pemeriksaan di lapangan, personil Polres Tolitoli telah dirazia terlebih dahulu, sehingga tidak terjadi diskrimanasi dalam penindakan apabila terdapat pelanggaran lalu lintas baik itu anggota Polri ataupun masyarakat.

IMG-20170301-WA0019[1]

Wakapolres Tolitoli KOMPOL Sugeng Lestari sebagai pimpinan apel dalam amanatnya menyampaikan bahwa apel gelar pasukan ini dilaksanakan untuk mengetahui kesiapan personil maupun sarana pendukung lainnya, sehingga kegiatan operasi dapat berjalan dengan optimal dan dapat berhasil sesuai dengan tujuan serta sasaran yang telah ditetapkan. Perlu diketahui bersama bahwa data jumlah pelanggaran lalu lintas berupa tilang tahun 2015 ke 2016 ada kenaikan 15 %, teguran berkuran 11 %, kecelakaan lalu lintas naik 6 %, korban meninggal dunia berkurang 2 %, korban luka berat berkurang 14 %, korban luka ringan naik 17 %, dan kerugian materiil berkurang 20 %.

IMG-20170301-WA0025[1]

Operasi Simpatik Tinombala 2017 ini dilaksanakan selama 21 hari terhitung tanggal 1 Maret 2017 sampai dengan 21 Maret 2017, dan beberapa pelanggaran yang menjadi sasaran operasi adalah masyarakat yang melanggar lalu lintas berpotensi menyebabkan terjadinya fatalitas kecelakaan lalu lintas, seperti melawan arus, pelanggaran rambu-rambu lalu lintas, pelanggaran batas kecepatan. Diharapkan kepada masyarakat Tolitoli agar dapat melengkapi kendaraannya, maupun kendaraan pribadi pada saat berkendara, dan tidak melanggar peraturan lalu lintras sehingga bersama-sama kita dapat mengurangi kecelakaan lalu lintas yang tentunya sangat merugikan.

Penulis : Aan

Editor : Kang Ikbal

Publish : Aan

Admin Polri56695 Posts

tribratanews.polri.go.id "Portal Berita Resmi Polri : Obyektif - Dipercaya - Patisipatif"

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password