Kurang dari 24 Jam, Petugas Berhasil Tangkap Empat Pengedar Tembakau Gorilla

tribratanews.polri.go.id JOGJA – Peredaran narkotika jenis tembakau Gorilla berhasil diungkap Satuan Reserse Narkoba Polres Sleman. Kurang dari 24 jam, empat orang tersangka berhasil diamankan petugas di beberapa lokasi.

Kapolres Sleman AKBP Burkan Rudy Satria, S.IK menyampaikan penangkapan dilakukan pada 06 Februari 2017 pukul 21.00 wib di wilayah Depok Sleman.

“Tersangka pertama DMS ditangkap di Jl. Perempatan Kentungan Condongcatur Depok”, ucapnya saat melakukan press release dihadapan pewarta, Senin (27/02/2017)

Saat dilakukan penggeledahan, petugas mendapati adanya 1 bungkus rokok merk apache yang didalamnya berisikan tembakau gorila.

Dari penangkapan DMS petugas kemudian melakukan pengembangan. Dari informasi yang diterima didapat nama baru yaitu NGS dan BGS. Tak ingin kehilangan jejak 30 menit kemudian sekitar pukul 21.30 wib petugas kemudian malakukan pengejaran dan berhasil menangkap kedua pelaku di depan toko Alfamart UPN Condongcatur, Depok, Sleman.

“Dua tersangka berhasil diamankan berikut barang bukti 2 bungkus rokok berisi tembakau gorila 10 linting dan 2 linting”, paparnya.

Saat dimintai keterangan, kedua tersangka mengaku bahwa barang tersebut didapat dari temannya berisinial RR. Selanjutnya sekitar pukul 23.00 wib petugas melanjutkan pengejaran kepada pengedar berinisial RR hingga akhirnya berhasil ditangkap di Jl. Mawar Pikgandong, Condongcatur, Depok, Sleman berikut barang bukti 1 toples berisikan narkotika jenis tembakau gorila dalam bentuk klip, 1 amplop berisi uang 1 juta, dan 1 amplop lagi berisi tembakau siap edar.

Tersangka RR mengaku barang tersebut didapat melalui pemesanan online dari Batam. Dari 100 gram tembakau gorila dibeli dengan harga 10 juta rupiah dan selanjutnya dijual kembali.

“Ada yang dijual pecahan, ada juga yang per amplop. 1 lintingnya dihargai 30 ribu rupiah”, tambah Kapolres.

Proses penjualan oleh pelaku dilakukan secara COD. Rata-rata konsumennya adalah masyarakat umum dan mahasiswa. Pernah juga dirinya menjual kepada 3 pelajar sekolah wilayah Sleman. Dalam aksinya RR mengaku bahwa dirinya sudah 3 bulan berjualan tembakau tersebut.

Akibat perbuatannya para pelaku kini diamankan di Mapolres Sleman dan dijerat dengan 114 (1) sub pasal 111 (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.

Kapolres berpesan Peredaran gorila sudah marak dan meresahkan bahkan sudah sampai kalangan pelajar. Oleh karna itu kami menghimbau kepada masyarakat agar jangan sekali-kali mengkonsumsi gorila maupun psikotropika jenis lainnya.

Kami mengharap kepada orang tua dan guru sekolah agar sering-sering melakukan kontrol atau pengecekan oleh murid karena faktanya kita temukan beberapa pelajar sudah aktif mengkonsumsi gorila karena harganya cukup murah dan mudah.

“Sekali lagi tolong agar pihak sekolah berperan aktif dalam mencegah penyalahgunaan narkoba dan psikotropika”, pungkasnya.

penulis : Krz
editor : Iqbal96
publish : jay

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password