Polisi Dalami Dugaan Anggota DPRD Depok yang Terjerat Narkoba

Tribratanews.polri.go.id – Polda Metro Jaya Selasa (28/02/107) Aparat Kepolisian Resort Kota Depok mengusut dugaan adanya anggota DPRD Depok lain yang terlibat penggunaan narkoba. Pengusutan dilakukan setelah Anggota DPRD Depok Ervan Teladan ditangkap karena dugaan transaksi dan pemakaian sabu.

“Ini masih kita dalami (Ervan) make (mengonsumsi narkoba) dengan siapa saja,” kata Wakil Kepala Polres Kota Depok Candra Kumara.Pernyataan itu terkait dugaan adanya wakil rakyat Depok lain yang turut menikmati barang haram tersebut. Meski hanya mengaku mengonsumsi sabu di kediamannya, Wakil Kepala Polres Kota Depok tidak menutup kemungkinan bisa menggeledah ruang kerja Ervan di kantor DPRD Depok.‎

“Kalau kita memang menduga ada barang – barang itu tidak hanya di kediamannya, mungkin di kantornya, kita ‎juga akan melakukan penggeledahan tempat yang diduga ada barang – barang berkaitan dengan tindak pidana,” kata Wakil Kepala Polres Kota Depok Candra Kumara.

Selepas ditangkap, polisi menggeledah kembali rumah Ervan di Sawangan. Hasilnya, sabu seberat 0,3 gram ditemukan. Tak hanya itu, tutur Wakil Kepala Polres Kota Depok , polisi menemukan bukti lain di kendaraannya. ‎”Di kendarannya memang ada sehisap bekas penggunaanya,”. Adanya barang haram lain di rumah dan fasilitas kerja Ervan membuat Korp Bhayangkara mendalami kemungkinan adanya anggota DPRD lain yang terlibat.

Tidak merasa jera,Ervan pun masih memakai sabu selama masa buron. “Dalam pengakuan tersangka, selama pelarian (Ervan) membeli barang narkotika dengan menjual asetnya seperti barang yang mudah dijual, hand phone (telefon genggam),” kata Wakil Kepala Polres Kota Depok. Polisi juga telah meringkus IS, orang yang membantu pelarian Ervan.

Sementara itu, Ervan mengaku tak ada koleganya di DPRD yang ikut mengonsumi sabu. Dia menyatakan, tak bergaul dengan rekan – rekannya selama menjadi wakil rakyat. Dia juga membantah pernah memakai sabu di kantornya. Terkait alasan kabur, Ervan mengaku malu terhadap kedua anaknya. Ervan mengatakan, berpindah – pindah tempat selama masa pelariannya dengan menggunakan sepeda motor. Dia beralasan menggunakan sabu karena persoalan rumah tangga. “‎Ya karena berantakan rumah tangga saja, ya sejak ditinggal isteri saja,” tuturnya.

Atas perbuatannya, polisi menjerat Ervan dengan pasal‎ 114 ayat 1 subsider 112 ayat 1 dan pasal 127 UU 32 tahun 2009 tentang narkotika. Ervan terancam pemberatan hukuman karena tidak kooperatif dengan kabur saat penggerebekan.

Penulis : Fitri

Editor   : Iqbal96

Publish : Cindy

Admin Polri56607 Posts

tribratanews.polri.go.id "Portal Berita Resmi Polri : Obyektif - Dipercaya - Patisipatif"

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password