Kapolda Papua Barat Bersama Kabinda Gelar Pertemuan Dengan Cabup Kabupaten Sorong

Tribratanews.polri.go.id-Polda Papua Barat, Pilkada merupakan sebuah pesta demokrasi dan merupakan ajang untuk memilih dan dipilihnya seorang kepala daerah di suatu wilayah. Dalam Pilkada tentu akan menimbulkan persaingan dari masing -masing paslon untuk memperebutkan sepasang kursi kepemimpinan yaitu Gubernur dan Wakil Gubernur ataupun Bupati dan Wakil Bupatinya. Khususnya di wilayah Papua Barat dan tepatnya di Kabupaten Sorong, dalam rangka menjaga situasi kantibmas agar tetap aman dan terkendali berbai upaya tengah dilaksanakan oleh Polda Papua Barat dan jajaran guna mengantisipasi hal – hal yang tidak diinginkan sehingga masyarakat dapat merasa aman dan nyaman.
IMG-20170226-WA0011
Pada kesempatan ini, Kapolda Papua Barat Brigjen Pol Drs. Martuani Sormin, MSi, bersama Kabinda Papua Barat Brigjen Abdul Haris Napoleon memiliki inisiatif untuk menggelar pertemuan dan deseminasi dengan kedua calon Bupati Kabupaten Sorong yaitu no urut 1, Sdr. Zeth Kadakolo, dan no urut 2, Sdr. Johny Kamuru, Minggu (26/2) pukul 09.30 WIT di Ruang Batanta Swiss Belhotel Sorong.

Turut hadir pada kegiatan ini Kapolda Papua Barat, Kabinda Provinsi Papua Barat, Dirreskrimsus Polda Papua Barat, Dirintelkam Polda Papua Barat, Dirreskrimum Polda Papua Barat, Kapolres Sorong, Cabup no. Urut 1, Sdr. Zeth Kadakolo, Cabup no. Urut 2, Sdr. Johny Kamuru, Dewan Adat Malamoi, Sdr. Yeremias Suu.

Tentu dalam kesempatan yang baik ini Kapolda menyampaikan beberapa hal terkait pelaksanaan Pilkada 2017 di Sorong kepada masing – masing paslon Bupati dan Wakil Bupati seperti menang dan kalah dalam suatu kompetisi adalah hal yang harus diterima oleh ke-2 pihak, dan sebagai pemimpin, ke-2 cabup harus menunjukkan kepemimpinan kepada masing – masing pendukung dengan menjadi penyejuk setiap potensi konflik yang timbul pasca penetapan hasil pemilihan.

Kapolda juga menghimbau kepada pihak yang menang agar tidak melakukan tindakan euforia yg berlebihan dan tidak menyinggung pihak yang kalah, sedangkan pihak yang kalah tidak memprovokasi untuk menggagalkan tahapan Pemilu.

Perlu menjadi atensi kepada persoalan yang ada agar diselesaikan melalui jalur mekanisme peraturan yang berlaku, dan tidak menggunakan kekuatan massa karena akan berpotensi konflik. Jika ada pihak melakukan perbuatan yang tidak sesuai dengan peraturan, Kapolda akan melakukan tindakan tegas kepolisian.

“Bagi calon bupati yang akan dilantik dan diambil sumpah janji, jika sudah memimpin harus bisa mengayomi seluruh masyarakat bukan hanya kelompok atau golongan yang menjadi pendukung, namun seluruh masyarakat Kabupaten Sorong harus mendapat pelayanan” ucap Kapolda yang merupakan lulusan Akpol tahun 1987 tersebut kepada masing – masing paslon.
IMG-20170226-WA0012
Memang benar bila semua pemecahan persoalan dilandasi dengan kasih Tuhan, karena dengan kasih Tuhan semua pihak akan sejuk dan damai membicarakan setiap persoalan dan mencari solusi pemecahannya. Suksesnya Pilkada merupakan kebanggan kita bersama, mari bersama – sama menjaga keamanan guna kepentingan kita bersama “Waaja Keema Nene Kapoka”.

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password