OPERASI LILIN 2016, Polres PPU Siap Amankan Natal 2016 Dan Tahun Baru 2017

POLDA KALTIM – Kepolisian Resor Penajam Paser Utara melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat “Operasi Lilin 2016” dalam rangka pengamanan Natal 2016 dan tahun baru 2017 pada hari Kamis (22/12/2016) pukul 08.30 Wita bertempat di halaman Mapolres Penajam Paser Utara.

Bertindak selaku Inspektur Upacara dalam Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin 2016 tersebut Kapolres PPU AKBP Teddy Ristiawan, SH, SIK, MH dan dihadiri Bupati PPU Drs. H. Yusran Aspar M.Si, Ketua DPRD Kab. PPU H. Nanang Ali, SE, Wakapolres PPU Kompol Nina Ike Herawati, AMD, Dandim 0913/PPU Letkol Czi Dwi Imam Subagio, ST, Pejabat Polres PPU, Kasdim 0913/PPU, Danki C 600 Raider, Dan Pos POM PPU, Pimpinan Perbankan, Kadishubpar Kab. PPU serta diikuti 13 peleton yang terdiri dari Kodim 0913/PPU, Kompi C 600 Raider, Sat Sabhara Polres PPU, Sat Lantas Polres PPU, Gabungan Staf Polres PPU, Gabungan Sat Reskrim dan Intelkam, Dishub, Sat Pol PP, Damkar, BPBD, RAPI, Tagana dan Saka Bhayangkara Polres PPU.

Pada kesempatan tersebut AKBP Teddy Ristiawan membacakan amanat Kepala Kepolisian Republik Indonesia Drs. M. Tito Karnavian, M.A., Ph.D. Dalam amanatnya Kapolri menyampaikan Apel gelar pasukan Operasi Lilin 2016 ini dilaksanakan sebagai pengecekan akhir kesiapan Polri dalam melaksanakan operasi pengamanan perayaan natal 2016 dan tahun baru 2017, baik pada aspek personel, sarana prasarana, anggaran serta keterlibatan unsur terkait seperti tni, pemda, dan mitra kamtibmas lainnya.

Perkembangan dunia global yang ada saat ini, masih diwarnai dengan beberapa aksi teror serta konflik berkepanjangan. Langsung maupun tidak langsung, berbagai kejadian tersebut akan berimplikasi terhadap kondisi keamanan dalam negeri. Aksi teror masih terjadi meskipun berapa aksi teror dapat digagalkan dengan baik oleh aparat beserta elemen terkait lainnya, namun ancaman ini dipercaya masih akan terus berlangsung.

Perayaan Natal dan Tahun Baru merupakan moment berlibur bagi sebagian besar kalangan masyarakat di indonesia. karena itu, diprediksi akan terjadi mobilisisasi masyarakat dari satu tempat ke tempat lain, serta munculnya titik konsentrasi massa ditempat tertentu, seperti tempat wisata, pusat perbelanjaan, pelabuhan, bandara udara, terminal dan tempat – tempat lainnya. Peningkatan aktifitas masyarakat ini, harus diantisipasi dengan baik oleh aparat keamanan. untuk itu, polri menggelar operasi lilin 2016, yang dilaksanakan selama 10 hari, sejak tanggal 23 desember 2016 s.d 1 januari 2017. operasi ini dilakukan dengan mengedepankan tindakan preemtif dan preventif yang didukung kegiatan intelijen, serta penegakan hukum secara tegas dan profesional.

Secara keseluruhan, polri mengerahkan 85.744 pers polri, dibantu 15.096 pers tni serta 55.130 pers gabungan dari satpol pp, dishub, dinkes, pramuka, dan jasa raharja. para personel akan ditempatkan pada 1.609 pos pengamanan dan 643 pos pelayanan guna memberikan pengamanan kamtibmas dan kamseltibcar lantas.

Ditempat terpisah Kabid Humas Polda Kaltim AKBP Ade Yaya Suryana, SIK, M.H. menuturkan “ Seperti tahun sebelumya, operasi kepolisian ini bertujuan untuk memberikan rasa aman terhadap masyarakat dalam menjalankan Natal dan Tahun Baru 2017 ”, tutup AKBP Ade Yaya Suryana.(*)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password