Problem Solving di Gorontalo : Bripka Kaharudin Tangani Masalah Sengketa Tanah

Tribratanews.polri.go.id – Polda Gorontalo, Anggota Babinkamtibmas diharuskan lebih dekat dengan masyarakat. Bhabinkamtibmas merupakan ujung tombak Polri dalam menyampaikan program-program kepolisian terkini, sehingga masyarakat dapat segera mengetahui program dan tujuan dari program Kepolisian kedepan.

Kapolda Gorontalo Brigadir Jendral Polisi Rachmad Fudail, MH menjelaskan bahwa terobosan untuk mempermudah dalam melayani masyarakat agar selalu dikedepankan, seperti membantu korban yang mempunyai permasalahan. Anggota Polri utamanya Babinkamtibmas ini, siap membantu masyarakat dalam menyelesaikan masalah sehingga setiap permasalahan tidak harus selalu sampai kantor polisi.

Menindaklanjuti perintah dari Kapolda Gorontalo, hal tersebut di perlihatkan oleh Bhabinkamtibmas Kel. Limba B Bripka Kaharudin Jamal yang menangani permasalahan (problem solving) sengketa tanah dengan cara musyawarah terhadap keluarga dari Bpk. Feriyanto Mayulu maupun dari pihak keluarga Bapak Uge.

Musyawarah ini juga dihadiri oleh Lurah Limba B Bpk. Imran Dayi dan Babinsa Kel. Limba B Serda Sulpi.

Giat musyawarah kali ini mendengarkan hasil putusan dari perwakilan pihak keluarga Bpk. Feriyanto Mayulu mengenai permasalahan sebidang tanah yang mana pada tahun 1981 saat pelebaran akses Jl. Ahmad Yani Kel. Limba B Kec. Kota Selatan Kota Gorontalo pada saat itu kontraktor yang merupakan ayah kandung (alm) dari Bpk. Feriyanto Mayulu tersebut dan masih merupakan keluarga dari pemilik tanah yakni Ka Uge meminta agar sebagian tanah dari Ka Uge tersebut untuk di bangunkan jalan dengan syarat tukar guling tanah beserta akan di bangunkan rumah yang ada di Kelurahan Liluwo. Namun setelah meninggalnya ayah dari Feriyanto Mayulu tanah beserta rumah yang berada Kelurahan Liluwo telah di jual oleh Ka Uge dan yang bersangkutan ingin menggugat kembali sebagian tanah yang ada di Jl. Ahmad Yani Kelurahan Limba B Kec. Kota Selatan Kota Gorontalo.

Dari hasil musyawarah tersebut, perwakilan dari keluarga Bpk. Feriyanto Mayulu mengungkapkan bahwa pihak keluarga besar Bpk. Feriyanto Mayulu tidak akan memberikan sebagian tanah tersebut ke pihak keluarga yakni Ka Uge di karenakan pihak keluarga Bpk. Feriyanto Mayulu berpatokan pada perjanjian yang telah di sepakati oleh Ka Uge dan Ayah (alm) dari Bpk. Feriyanto Mayulu yang mana pada perjanjian tersebut sebagian tanah dari pihak keluarga yakni Ka Uge akan di ambil guna pelebaran jalan dengan syarat tukar guling tanah sekaligus pembangunan rumah yang almarhum sudah sediakan untuk pihak keluarga Ka Uge yang berada di Kelurahan Liluwo.

Bahwa dari pihak keluarga yakni Ka Uge telah menerima keputusan yang telah di sampaikan oleh perwakilan dari pihak keluarga Bpk. Feriyanto Mayulu, namun tidak menutup kemungkinan pihak dari keluarga Ka Uge akan berembuk kembali atas permasalahan ini dan selanjutnya akan membawa permasalahan tersebut ke ranah hukum.

Pihak pemerintah Kel. Limba B telah berupaya semaksimal mungkin agar permasalahan tersebut berakhir damai karena kedua belah pihak masih merupakan keluarga namun bilamana dari pihak tertentu merasa keberatan, pihak pemerintah kelurahan menyarankan agar permasalahan tersebut di selesaikan ke ranah hukum, karena pihak pemerintah kelurahan hanya sebagai penengah untuk memediasi kedua pihak keluarga dengan jalan musyawarah.

Penulis         : Fandi

Editor           : Kang Ikbal

Publish         : Fandi

Admin Polri56599 Posts

tribratanews.polri.go.id "Portal Berita Resmi Polri : Obyektif - Dipercaya - Patisipatif"

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password