BERANTAS PUNGLI KALTIM : Polres Berau Bentuk Tim Khusus

BERAU – Menindak lanjuti program Presiden RI Joko Widodo “Operasi Pemberantasan Pungli” bekerja sama dengan Instansi terkait, Polres Berau membentuk tim Satgas Saber Pungli, Bertempat di Balai Mufakat Tanjung Redeb, Senin (19/12) kemarin. Wakil Bupati Berau Agus Tantomo, melantik satgas sapu bersih pungutan liar (Saber Pungli) yang merupakan gabungan dari lintas instansi, seperti Polres Berau, Kejaksaan Negeri Berau, Kodim 0902/Tanjung Redeb, serta satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di jajaran Pemkab Berau.
berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 87 tahun 2016 tentang Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar, ini adalah bukti dari keseriusan pemerintah dalam hal mereformasi hukum untuk memulihkan kepercayaan publik.
Tim saber pungli nantinya akan bahu-membahu dalam mengawal pemberantasan pungli, baik di pusat maupun di daerah. Satgas saber pungli ditegaskannya, merupakan momentum bersama bebas pungli dan menjadi gerakan bersama.
“Langkah-langkah efektif untuk mencegah terjadinya praktik-praktik pungli serta melakukan pengawasan secara berjenjang dan seksama serta mengambil tindakan tegas terhadap pelaku praktek pungli,”tutur Kapolres Berau AKBP Handoko.
“Dalam pelaksanaan tugasnya satgas saber pungli menyelenggarakan fungsi intelejen, pencegahan dan pemberantasan pungutan liar,” tegas Handoko.
“Jadi yang mencari di mana tempat-tempat terjadinya pungli itu tidak hanya satgas saber pungli, tetapi masyarakat diminta untuk aktif dalam informasi dan laporan,” ungkap Handoko.
Untuk mendukung keterlibatan masyarakat, pemerintah daerah dalam hal ini satgas saber pungli ditegaskannya harus menyediakan tempat khusus bagi masyarakat dalam hal melaporkan segala bentuk pungli yag terjadi. Masyarakat umum dapat melaporkan kepada satgas saber pungli yang telah dibentuk.
Tidak hanya dalam upaya pencegahan dan pemberantasan pungli, namun ditegaskan AKBP Handoko, upaya ini juga harus tetap disertai dengan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat sesuai dengan ketentuan dan harapan masyarakat. Sehingga pungli hilang dan pelayanan tetap mudah dan cepat, tanpa ada pungutan apa pun yang tidak sesuai dengan ketentuan.
Kabid Humas Polda Kaltim AKBP Ade Yaya Suryana menambahkan dengan tugas dan wewenang ini, satgas saber pungli harus sangat terbuka terhadap laporan yang ada dari masyarakat dan terbuka terhadap masukan serta keterlibatan masyarakat langsung.

“dalam memberikan keadilan dan kepastian hukum bagi masyarakat Indonesia, perpres di dalamnya mengatur tentang pembentukan tim saber pungli dalam upaya pemberantasan pungutan liar di seluruh Indonesia” Ujar Ade.

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password