Senjata Rakitan di Jambi : Polsek Merlung dan Tungkal Ulu Menerima 18 Senpi dari Warga

IMG-20170224-WA0001
Kapolres Berikan Apresiasi Kepada 2 Kapolsek

Tribratanews.polri.go.id –  KUALA TUNGKAL – Jajaran Sek Merlung dan Tungkal Ulu Polres Tanjabbar mengamankan 18 pucuk senjata api (senpi) rakitan berbagai jenis laras panjang dan pendek beserta 52 amunisi tanpa izin dari masyarakat.

Hasil 14 senjata api rakitan laras panjang dan 4 laras pendek serta 52 butir amunisinya itu diungkapkan Kapolres Tanjabbar AKBP Agus Sumartono, SIK, SH, MH dari hasil Operasi Program Bina Waspada jajarannya.

“Senpi rakitan ini kita diamankan dari warga yang secara suka rela menyerahkan. Ini berkat sosialisasi dan pendekatan yang dilakukan melalui program para Bhabinkamtibmas dan Kapolsek ,” jelasnya kepada sejumlah awak media di Mapolres Tanjabbar, Kamis (23/2/17).

Menurut Kapolres, senjata api rakitan tersebut paling banyak diamankan dari wilayah hukum Polsek Merlung yakni sebanyak 12 pucuk laras panjang. Kemudian dari wilayah hukum Polesk Tungkal Ulu 3 pucuk laras panjang dan pendek dan 1 pucuk laras pendek dari wilkum Polsek Tungkal Ilir.

“Dari pengakuan pemegang senjata rakitan itu untuk memburu babi, belum ada indikasi atau pengakuannya untuk tindak kejahatan,” ujarnya.

Maksud diamankannya senjata tersebut lanjut Kapolres, karena beresiko dan dapat disalahgunakan bila jatuh ke tangan orang yang tidak bertanggung jawab.

Kapolres menjelaskan, bila memiliki senjata api secara ileggal ini merupakan pelanggaran hukum karena bila dapat disalahgunakan untuk melakukan tindak kejahatan serta menghilangkan nyawa orang lain sesuai UU Darurat No 12 tahun 1951 berikut Undang- undang KUHP.

Dari 18 senjata raikitan beserta 52 amunisi, pemilik menyerahkan secara kesadaran. Selanjutnya senpi rakitan tersebut nantinya akan diserahkan kepada pihak Polda Jambi untuk dimusnahkan.

Untuk itu, kata Agus, bagi masyarakat yang kini masih memiliki atau menyimpan senjata api baik buatan pabrik maupun rakitan diminta untuk segera menyerahkannya ke Polres dan Polsek terdekat.

Masyarakat yang menyerahkan koleksi senjata api rakitan secara sukarela tidak akan diproses secara hukum, namun sebaliknya jika terjaring operasi penertiban senjata api akan diproses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku ” Menurut AKP Arif dan Iptu Harefa.

“Kami berharap dengan kerelaannya untuk menyerahkannya ke kantor Kepolisian terdekat. Kami akan memberikan apresiasi kepada masyarakat bersedia menyerahkan senpi tersebut untuk dimusnahkan,” imbau AKBP Agus Sumartono.

” Saya berikan apresiasi kepada masyarakat yang telah beritikad baik menyerahkan kepada Polri, dan ucapan terimskasih juga kepada anggota Polri yang berupaya melakukan himbauan in” ungkap Agus seraya meninggalkan halaman Mapolres.

Penulis : Arief N Yusuf Lilik Adhi

Editor : Iqbal 96

Publish : Lilik Adhi

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password