Polisi Berhasil Meredam Keributan Antar 2 Kelompok Paslon Bupati Saat Pleno di Intan Jaya Papua

tribratanews.polri.go.id Polda Papua, Polres Paniai-Intan Jaya. Pertikaian yang terjadi antar kelompok pendukung paslon di Kabupaten Intan Jaya dapat diredam oleh pihak kepolisian, kamis 23/02/2017.

Berawal dari rencana KPUD Intan Jaya yang akan melaksanakan pleno penetapan bupati dan wakil bupati terpilih, dikarenakan masih ada 2 PPD yang belum selesai dalam penginputan data yaitu Distrik Wandai dan Distrik Agisiga sehingga Pleno tidak dapat dilaksanakan.

Kabidhumas Polda Papua Kombespol AM. KAMAL saat dikonfirmasi mengatakan keributan antar 2 kelompok pendukung paslon Bupati dan Wakil Bupati Intan Jaya yang mengakibatkan rusaknya kantor KPUD Intan saat akan dilakukan Pleno Penetapan, dapat diredam oleh pihak kepolisian yang bertugas disana, dengan tindakan yang cepat diambil oleh Polisi sehinga pertikaian dapat dihentikan.

Dikatakan oleh Kabid Humas, sekitar 500 orang dari kelompok paslon no 2 YULIUS YAPUGAU dan YUNUS KELABETME menerobos ke dalam kantor KPU dengan cara melompati pagar tembok, massa juga melempari kantor KPU menggunakan batu dan kayu yang menyebabkan rusaknya kantor KPU.

Kelompok massa ini menuntut agar pleno segera dilaksanakan, namun situasi dapat dikendalikan oleh Polisi dengan memberikan penjelasan kepada mereka bahwa penginputan data PPD belum selesai sehingga pleno belum bisa dilaksanakan, dengan penjelasan ini massa dapat menerima dan menenangkan diri, namun dengan tuntutan pleno harus dilaksanakan hari ini juga, tutur Kabid Humas.

Sampai sore input data dari Distrik Agisiga belum juga selesai sehingga mendapat protes dari massa yang ada di luar kantor KPU, dan massa mulai mengepung kantor KPU, untuk mengantisipasi tidak terjadinya tindakan anarkis oleh massa Polisi meminta kandidat paslon Bupati dan Wakil Bupati YULIUS YAPUGAU dan YUNUS KELABETME untuk dapat menenangkan massanya.

Sementara kelompok massa dari paslon no 3 (incumben) sekitar 500 orang juga mendatangi kantor KPU, melihat kehadiran massa dan  Bupati Intan Jaya Yang merupakan Incumben, memancing kemarahan  massa dari paslon no 2 sehingga terjadi keributan diantara 2 kelompok.

Polisi yang ada disana berusaha menenangkan massa dan dapat menyelamatkan ketua KPU dari dalam kantor KPU yang dirusak massa, sampai saat ini situasi di Intan Jaya dapat dikendalikan oleh Polsek Sugapa, tutur Kabid Humas.

Penulis : Sosrapapua
Editor : Iqbal96

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password