Sat Reskrim Polres Blora Buru Pelaku Perampok Truk Ekspedisi

1482843502

tribratanews.polri.go.id – PoldaJateng/BLORA, Korban bernama Usman bin Setri (47), pekerjaan sopir warga Ds. Beru, Kecamatan Sarirejo, Kabupaten Lamongan provinsi Jawa Timur masih mengalami trauma hingga kini. Ia trauma karena pelaku pencurian dengan kekerasan (Curas) berjumlah 3 (tiga) orang yang membekap dirinya dengan todongan sajam dan senpi serta berhasil membawa kabur truk yang dikemudikannya berisi barang paketan. Kejadian 21 Februari 2017 pukul 02.00 WIB lalu, yang berada di Jln Randublatung-Doplang turut Dk. Grasak, Ds. Randuwalang, Kec. Jati, Kab. Blora masih belum tertangkap. Kamis (23/02/17).

Korban/Usman yang bekerja di perusahaan Ekspedisi “TIGA PUTRA” berangkat dari Jakarta tujuan Surabaya Jawa Timur dengan mengendarai truk Box Mistsubisi warna kuning No. Pol S 8691 UK yang berisi berbagai barang paketan berupa paket sparepat alat elektronik, sparepat computer, paketan sandal, paketan alat berat, paketan gorden jendela dll tersebut berhasil di gondol perampok.

Malam itu sekira pukul 01.30 WIB korban yang merasa capek dan mengantuk berhenti untuk istirahat di Jalan Randublatung – Doplang turut Dk. Grasak, Ds. Randuwalang, Kec. Jati, Kab. Blora. Pada saat itu korban hendak buang air kecil di datangi 3 (tiga) pelaku yang kemudian salah satu pelaku memukul punggung korban sehingga dirinya terjatuh. Kemudian pelaku langsung mengancam korban dengan mengeluarkan senpi (pistol) dan sajam (pisau) sambil berkata “AYO DUDUK JANGAN BANYAK BICARA, SAYA BUNUH KAMU”. Merasa ketakutan tak berdaya kemudian korban diikat dan di lakban mulutnya, dan menutup matanya agar tidak berontak oleh pelaku.

Kemudian korban di angkat dan dimasukkan ke dalam truknya yang dikemudikan oleh pelaku. Sesampainya di barat Kec. Randublatung pelaku menghubungi pelaku lainnya dan setelah bertemu, korban dipindahkan ke sebuah mobil sejenis avanza yang didalamnya ada 2 pelaku lain dan 1 pelaku yang ada di truk tersebut, sedangkan 2 pelaku masih ada di dalam truk. Setelah itu korban di bawa menggunakan KBM avanza hingga sampai korban dan di buang di Ds. Randubener Kec. Kembangbahu, Kab. Lamongan (Jatim). Kemudian korban yang dibuang tersebut melapor ke Polsek setempat, dan kemudian di arahkan untuk melaporkan Ke Polres Blora dikarenakan TKP pencurian dengan kekerasan tersebut berada di wilayah hukum Polres Blora. kerugian yang di alami oleh korban dan PT. Tiga Putra sekitar Rp. 400.000.000,-

Dari hasil laporan dan keterangan korban tersebut Sat Reskrim Polres Blora masih mendalami kasus dan berupaya dengan kerja keras untuk mengungkapnya.

Kapolres Blora AKBP. Surisman SIK, MH melali Kasat Reskrim AKP Asnanto, SH mengatakan bahwa” pihaknya akan bekerja keras untuk mengungkap kasus ini, karena kasus ini tergolong kasus yang menonjol. Secepatnya kita akan buru terus pelaku untuk kita lanjutkan ke proses hukum dengan melakukan pencurian dengan kekerasan Pasal 365 dengan ancaman hukuman pidana 10 (sepuluh) tahun penjara.” Tegasnya. (@polresblora.com)

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password