Tingkatkan Kualitas Penerimaan Polri, Karo SDM Polda Papua Beri Arahan Kepada Polres Jajaran

tribratanews.polri.go.id Polda Papua, Jayapura – Kepala Biro Sumber Daya Manusia (Karo SDM) Polda Papua Kombes Pol Ida Bagus Kd Putra N, SIK., M.Si melaksanakan video conference dengan 22 Polres Jajaran Polda Papua yang dihadiri oleh Kabag Sumda, Kasiwas, Kasi Propam, perwakilan Pama Polsek masing-masing Polres di Aula Cendrawasih Polda Papua, Rabu (22/2/2017).

Dalam vicon tersebut Karo SDM menyampaikan arahan tentang penekanan AS SDM Kapolri pada acara Entry Briefing tanggal 14 Februari 2017 di Mabes Polri dimana pimpinan Polri mengharapkan bahwa dalam Reformasi Internal Polri sumber utamanya adalah pembenahan SDM, yang mana dari hulu adalah proses rekrutmen.

“Apabila ada oknum yang melakukan tindakan-tindakan yang tidak sesuai, maka yang bersangkutan akan dicoret dalam proses rekrutmen ini. Sanksinya sanksi pidana. Kalau anggota Polri, akan dikenakan sanksi disiplin,” jelasnya.

Penjelasan terkait mekanisme dan system penerimaan anggota Polri juga dijelaskan oleh Kabag Dalpers Biro SDM Polda Papua AKBP Yustanto Mujiharso, SIK, M.Si. Hal ini perlu dijelaskan untuk memberi tahu informasi soal rekruitmen kepada Polres di masing-masing Kabupaten.

Dalam kesempatan tersebut perwakilan dari Polres Jayapura Kota mengatakan, sudah dua tahun melaksanakan sosialisasi ke sekolah-sekolah dalam rangka penerimaan anggota Polri dan telah diberikan pelatihan di Polda kepada siswa yang berminat untuk menjadi anggota Polri, namun dalam seleksi tidak ada yang lulus.

Tingkatkan Kualitas Penerimaan Polri, Karo SDM Polda Papua Beri Arahan Kepada Polres Jajaran-

Menjawab itu, Karo SDM menyampaikan kepada Polres jajaran bahwa penerimaan anggota Polri tidak dipungut biaya, sesuai dengan arahan AS SDM Kapolri untuk penerimaan anggota Polri T.A. 2017 dilaksanakan dengan Sistem Clear and Clean yang artinya selesai dan bersih, tidak ada celah sedikitpun untuk bermain atau pungutan liar.

“Memberikan pelatihan dan bimbingan dengan maksimal baik pengetahuan, fisik, dan psikologi serta pemeriksaan kesehatan ke dokter ataupun Rumah sakit dengan menggunakan bantuan Pemda setempat kepada calon peserta yang berminat untuk menjadi anggota Polri adalah langkah yang baik, hal ini dapat dilakukan Polres jajaran untuk membantu masyarakat dari daerahnya yang ingin menjadi anggota Polri,” jelas Karo SDM.

Ada pula pertanyaan dari Polres Mimika yang menanyakan tentang pengawas dari eksternal. Untuk pengawas Eksternal itu diambil dari LSM atau Media Sosial.

Karo SDM mengatakan, untuk pengawas eksternal menggunakan DPRP, MRP, Dinas Pendidikan, Komnas Ham, RRI, Cepos dan HIMPSI Prov Papua sesuai dengan Perkap yang berlaku.

Menutup vicon tersebut, Karo SDM mengharapkan kepada seluruh anggota maupun yang terlibat sebagai Panitia agar:

  1. Pedomani arahan/penekanan AS SDM Kapolri tentang proses rekrutmen harus dilakukan dengan Prinsip Botak, Clear and Clean, tidak ada Korupsi, Kolusi Konspirasi dan Nepotisme (K3N);
  2. Khusus untuk keluarga anggota Polri yang berminat untuk menjadi anggota Polri agar dipersiapkan fisik, pengetahuan, kesehatan dan Psikologi;
  3. Jaga Integritas untuk tidak memberikan janji janji kepada calon anggota Polri dalam rangka Penerimaan anggota Polri T.A. 2017.

Penulis  : Rein
Editor    : Kang Iqbal
Publish  : Rein

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password