Menjadi Polwan Adalah Pilihan Hidup

hjqn0x22sbadljekklwvTribratanews.polri.go.id – Mabes Polri, Bicara soal Polwan pasti yang terbayang Polwan cantik. Beberapa tahun ini yang namanya Polwan cantik memang kerap diperbincangkan. Tapi sebenarnya urusan Polwan bukan hanya sekadar Polwan cantik.

Dalam pengarahannya di depan 598 siswa Sepolwan di Ciputat yang akan mengakhiri masa pendidikannya, Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia (As SDM) Irjen Arief Sulistyanto menyampaikan, menjadi Polwan adalah menjadi polisi yang sarat dengan aturan.

“Menjadi wanita itu adalah takdir tetapi menjadi Polwan adalah pilihan hidup. Karena sudah memilih profesi sebagai polisi wanita jadilah polisi wanita yang profesional dengan tetap menjaga harkat martabat kewanitaan,” jelas Irjen Arief Sulistyanto,Kamis (23/2)saat pengarahan di depan ratusan Polwan itu dilakukan pada Rabu (22/2) malam.

Irjen Arief Sulistyanto menjelaskan, para Polwan yang baru selesai pendidikan ini adalah anak-anak remaja tamatan SMA yang memilih profesi menjadi polisi.

“Walaupun sudah dididik dasar-dasar profesi, kode etik dan disiplin kepolisian tetapi jiwa dan psikologis sebagai remaja masih melekat dalam dirinya. Padahal status mereka sudah menjadi polisi yang sarat dengan aturan-aturan yang mengikat dan membatasi,” jelasnya Irjen Arief Sulistyanto.

Akan ada terjadi tarik-menarik dalam diri mereka di satu sisi sebagai remaja yang masih ingin bebas berekspresi tetapi di sisi lain tuntutan status sebagai Polwan remaja mengharuskannya mengikuti semua aturan yang bersifat membatasi.

“Saya berupaya untuk memberikan gambaran kondisi ini kepada mereka sebagai tips untuk bisa mengarahkan energi sebagai seorang remaja Polwan ke arah hal-hal yang positif sehingga bisa menemukan jati dirinya sebagai anggota Polwan yang mempunyai katakter, ketahanan mental serta keberanian menentukan sikap sehingga mereka bisa menghindari perilaku negatif dan mampu melawan pengaruh negatif di lingkungan hidupnya, Ujar Irjen Arief Sulistyanto”

Polwan harus mampu bersaing dengan polisi laki-laki dalam kompetisi yang sehat. Polwan harus maju dan pantang menyerah dengan situasi,” tutup Irjen Arief Sulistyanto kepada Polwan.(*)

Editor : Kang Ikbal

Publish : Alam/veri

Sumber : kumparan.com

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password