Police Goes To School : Jadi Irup di SMK, Ipda Liliana Bagikan Helm Gratis ke Siswa

tribratanews.polri.go.id, BALIKPAPAN – Upacara rutin hari Senin (20/2/2017) di SMK Airlangga Balikpapan, Kalimantan Timur terasa istimewa dengan hadirnya seorang Polwan dari Polres Balikpapan yang menjadi inspektur upacara menggantikan Kepala Sekolah.

Ratusan siswa yang menjadi peserta upacara tampak dibuat surprise dengan hadirnya perwira muda lulusan Akademi Polisi 2015  bernama Liliana Wijaya Jonni, STK yang kini menjabat sebagai Kanit Regident Satlantas Polres Balikpapan, Polda Kaltim. Sayangnya, cuaca mendung dan hujan rintik-rintik membuat jalannya upacara lebih dipercepat dengan mendengarkan amanat singkat dari inspektur upacara.

Dalam amanat singkatnya, Ipda Liliana mengimbau agar para siswa SMK Airlangga tertib dalam berlalu-lintas, dan bagi yang belum memiliki SIM (Surat Izin Mengemudi) agar segera mengurus ke Polres Balikpapan. Selain itu, bagi yang mengendarai sepeda motor agar memakai helm standar yang bertanda SNI (Standar Nasional Indonesia).

“Jangan lupa bawa surat-surat yang sesuai ketentuan, seperti STNK  dan SIM, dan perlengkapan kendaraan agar aman berkendara selama di jalan raya,” kata Ipda Liliana Wijaya Jonni di depan para siswa-siswi SMK Airlangga dan SMK Kesehatan Airlangga Balikpapan.

safety-riding-1Usai upacara, Polwan keturunan Tionghoa ini membagikan tiga helm secara gratis. Cukup banyak yang berminat, sehinggga heli diberikan kepada kepada perwakilan siswa SMK Kesehatan 1 buah  dan 2 buah untuk SMK Airlangga. Setelah itu di sela-sela ramah tamah di ruang Kepala Sekolah, Ipda Liliana memberikan sertifikat Safety Riding Educations Goes to School dari PT Astra International Tbk-Honda Cabang Balikpapan, yang diterima oleh Kepala Sekolah SMK Airlangga, Agung Sakti Pribadi.

Menurut Kepala Sekolah, selama ini SMK Airlangga membatasi siswanya yang boleh parkir motor di area parkir sekolah hanya yang sudah memiliki SIM. Selain itu, pada motor juga ditempel stiker yang dibagikan kepada setiap siswa dengan menunjukkan SIM-nya.

“Bagi anak-anakku yang tidak punya SIM diharapkan tidak membawa motor terlebih dahulu karena melanggar peraturan lalulintas, dan bagi yang sudah punya SIM saat berkendara harus memakai perlengkapan keselamatan agar selamat di jalan,” kata  Agung Sakti Pribadi SH.MH.

“Ya dengan kegiatan safety riding ini diharapkan siswa yang belum punya SIM dan umurnya sudah mencukupi agar segera mengurus ke Polres,” tambahnya.

Penulis : Humas Polda Kaltim
Editor : Iqbal96
Publish : Humas Polda Kaltim

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password