Optimalkan Kualitas SDM, Polri Gandeng Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin

unlam

Tribratanews.polri.go.id- GUNA meningkatkan kapasitas setiap anggota Kepolisian Republik Indonesia (Polri), Markas Besar Kepolisian Indonesia (Mabes Polri) melakukan kerjasama dengan Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Kota Banjarmasin.
Kerjasama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesemapahan atau Memorandum of Understanding (MoU) yang ditandatangani masing-masing oleh Karojianstra SDM Polri Brigjen Pol. Dr. Eko Indra Heri S. MM, dan Rektor ULM Rektor unlam Dr. sutarto Hadi, Msi, Msc, Rabu (22/2) di Aula Rektor ULM Lantai 2 Jalan Brigjen Hasan Basri Banjarmasin.
Pada kesempatan Rektor ULM Prof Dr Sutarto Hadi Msi MSc mengatakan, pihaknya menyambut jalinan kerjasama dengan Polri guna meningkatkan kualitas SDM. Dalam kesempatan tersebut disampaikan juga kondisi lingkungan ULM serta jumlah mahasiswa serta fakultas yang ada.
Karojianstra SSDM Polri Brigjen Eko Indra Heri SMM dalam kesempatan tersebut menyampaikan tentang kerja sama MoU dengan pihak Unlam merupakan suatu hal yang sangat luar biasa. Terkait Kondisi SDM Polri yang harus ditingkatkan. Agar mutu dan kualitas SDM Polri meningkat, sesuai tuntutan zaman. Untuk itu perlu dibangun kerja sama lebih baik lagi.
Peningkatam SDM Polri dengan

bantuan akademesi / rekrutmen Polri dalam rangka membangun citra polri di masyarakat serta membangun Polri yang profesional, proforsional, cerdas dan bermanfaat.

Penandatanganan MoU tersebut tentang penyelenggaraan pendidikan, pelatihan, pengkajian, penelitian dan pengembangan kelembagaan yang diharapkan dapat memberikan kemudahan yang lebih berkualitas bagi personel Polri, khsusnya dalam menempuh pendidikan. Ia mengatakan, Polri mereformasi diri sejak tahun 1998 sebagai sebuah kehendak masyarakat.
“Saat itu, dimana Polri yang tadinya secara dominan dikooptasi oleh militer dipisahkan secara bertahap menjadi polisi sipil yang demokratis sehingga lahirlah Undang-Undang Nomir 2 Tahun 2002 tentang Polri,” ujarnya.
Sebagai salah satu produk UU masa reformasi yang mengatur tentang tugas pokok Polri yaitu sebagai pemelihara keamanan, dan ketertiban, penegakan hukum serta sebagai pengayom, pelindung dan pelayan masyarakat. Untuk melayani masyarakat dengan baik, maka proses pendidikan melalui tahapan pengetahuan, afeksi dan psikomotorik masih terus harus ditingkatkan.
Dalam kaitan dengan kerjasama ini, katanya, reformasi manajemen SDM terutama SDM Polri merupakan kunci utama untuk melaksanakan reformasi birokrasi Polri. “Tanpa adanya SDM Polri yang berkualitas dan berintegritas, maka secanggih apapun sistem, struktur organisasi maupun Iptek dan informasi tidak akan dapat berjalan optimal,” ujarnya.
Karena itu, kebijakan pengembangan SDM Polri harus diproyeksikan pada kemampuan dan pengetahuan umum, teknis spesifik, pengorganisasian tugas atau pekerjaan administrasi serta kemauan untuk selalu melakukan pengenalan diri.
Standarisasi profesionalisme Polri pun harus berdasarkan dengan prinsip “on the right man, on the right place”. Karena itu, pihaknya sangat bersyukur adanya kerjasama tersebut sebagai pintu gerbang pelayanan terhadap masyarakat yang baik oleh Polri. “Saya bersyukur, semoga dengan adanya kerjasama antara Mabes Polri dengan ULM ini dapat dijadikan sebagai pintu gerbang terlayaninya masyarakat dengan baik oleh insan bhayangkara yang professional,” pungkasnya.
Turut hadir pada kesempatan itu, pejabat Mabes Polri Kombes Pol Drs Budi Siswanto, M.H. jabatan Kabagjakdiklat Rojianstra SSDM Polri, Kompol Syaifuddin, S.Sos, Kompol Wiraga Dimas Tama, SIK
Pejabat Polda Kalsel Karo SDM Polda Kalsel, Dir Samapta Kombes Pol Tata Suarta, Dir Lantas, Dir Narkoba, Kabid Humas, Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Anjar Wicaksana, Sik, Wadir Bimas Wadir Krimsus serta Kasubdit Kamnek dam Kasubbid PPID Polda Kalsel Drs Hamsan.

penulis: anang

editor  : iqbal96

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password