Diduga Menghasut Massa untuk Merusak dan Menjarah PT FBLN, Ketua DPRD Halteng Dikenakan Wajib Lapor

Tribratanews.polri.go.id – Polda Maluku Utara, Setelah dilakukan pemeriksaan dengan status sebagai tersangka Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Halmahera Tengah (Halteng) Rusmini Sadar Alam dalam kasus penghasutan dalam pengerusakan dan penjarahan PT Fajar Bakti Lintas Nusantara, namun penahanan itu ditangguhkan oleh Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Maluku Utara.

Politisi PDIP itu dikenakan wajib lapor usai menjalani pemeriksaan sebagai tersangka dalam kasus pengerusakan fasilitas PT Fajar Bakti Lintas Nusantara (FBLN) setelah pemeriksaan yang dilakukan sejak pukul 11.15 Wit kemarin dan berakhir pukul 02.00 Wt dini hari tadi.

“Dia Rusmini Sadar Alam selesai diperiksa sekitar pukul 02.00 Pagi. Karena sudah ada surat permohonan penangguhan penahanan maka Rusmini kita kenakan wajib lapor seminggu dua kali yakni Senin dan Kamis,” kata Kasubdit I, Akbp Hengky Setiawan, Selasa (21/2/2017)

Hengky menuturkan, dalam pemeriksaan yang berlangsung selama 15 jam di kantor Direktorat Reskrimum itu, penyidik telah mendapatkan keterangan Tersangka yang mengarah pada Pasal 160 tentang penghasutan.

“Pasal yang dikejar itu sudah terpenuhi dan terbukti tersangka menang menghasut masyarakat yang berorasi di PT FBLN,”tegasnya

Hengky juga memastikan berkas perkara Rusmini Sadar Alam akan dilimpahkan ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara pada awal Maret mendatang untuk diteliti.

“Kami akan mempercepat berkasnya agar awal Maret nanti berkasnya sudah tahap I dan diserahkan ke Kejati,” pungkasnya.

Penulis  : Humas Polda Maluku Utara

Editor    : Kang ikbal96

Publish  : Mandala Putra

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password