Pemeriksaan Perdana Sebagai Tersangka, Ketua DPRD Halteng Diperiksa 9 Jam Lamanya

Tribratanews.polri.go.id – Polda Maluku Utara, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng) Rusmini Sadar Alam, akhirnya diperiksa dengan status sebagai Tersangka oleh penyidik Direkorat Reserse Krimina Umum (Ditreskrimum) Polda Maluku Utara terkait dengan kasus dugaan pengrusakan dan penjarahan PT Fajar Bakti Lintas Nusantara (FBLN) Pulau Gebe Kabupaten Halmahera Tengah.

“Kasus ini memang kita sudah gelarkan semua dan saat ini kita periksa dia sebagai tersangka, sejauh ini dia masih koparatif dengan panggilan penyidik, pemeriksaan itu dia mulai kurang lebih pukul 11:10 Wit,”ungkap Kasubdit – I Ditreskrimum Polda Malut AKBP Hengky Setiawan Senin (20/2/2017).

Hengky Setiawan menambahkan, pemeriksaan ketua DPRD Halteng Rusmini Sadar Alam dengan status sebagai tersangka ini merupakan pemeriksaan perdana setelah di tetapkan tersangka waktu lalu.

“Untuk pertanyaan yang dari penyidik kurang lebih 20 pertanyaan, dan itu semua terkait dengan sejauh mana keterlibatan dia dalam kasus Demo dan pengrusakan PT. Fajar Bakti Lintas Nusantara di Halmahera Tengah.” ucapnya

Untuk penahanan dalam kasus ini menurut Hengky Setiawan, penyidik tidak punya kewenangan, namun penyidik hanya bisa melihat situasi, dan jika itu bisa dilakukan penahanan maka penyidik bisa melakukan penahanan.

“Nanti kita liat pertimbangan dari pimpinan dulu, kalau memang pertimbanganya harus ditahan ya harus kita tahan, kita hanya menjalankan perintah pimpinan saja,”akunya

Hengky juga menambahkan, dalam pemeriksaan ini tersangka merasa tidak ada kesalahan, jadi untuk melibatkan orang lain juga tidak ada, maka sementara ini hanya pada tersangka saja.

“Yang jelas kalau penyidik itu keterangan dari tersangka kita abaikan, karena kita sudah memiliki bukti-bukti seperti keterangan saksi, surat dan keterangan ahli serta petunjuk, itu sudah cukup kuat,”tegasnya.

Untuk Pasal kata Hengky, tersangka ini masih di jerat dengan Pasal pokok yakni 170 Subsider 406 Jo 55 dan Pasal 160 serta Pasal 168 KUHP.

Hingga berita ini dinaikan, pemeriksaan terhadap ketua DPRD Halmahera Tengah sebagai Tersangka sudah kurang lebih 9 jam lamanya yang telah dilakukan oleh penyidik Ditreskrimum Polda Maluku Utara masih terus berjalan.

 

Penulis  : Humas Polda Maluku Utara

Editor    : Kang ikbal96

Publish  : Mandala Putra

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password