Jelang Pemilihan Serentak, Bhabinkamtibmas Polsek Tamalate Kumpulkan Calon Ketua RT dan RW

Tribratanews.polri.go.id – Makassar Sulsel, Personil Bhayangkara Pembina Keamanan, Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) Polsek Tamalate, mengumpulkan para kandidat calon Ketua RT/RW di Kelurahan Pa’baeng-baeng, Makassar, Sabtu, (18/2/2017). Langkah itu dilakukan, untuk memberikan himbauan kepada seluruh kandidat di wilayah hukum Polsek Tamalate, Polrestabes Makassar agar tetap menjaga keamanan dan kekompakan, utamanya menjelang pemilihan nantinya.

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani mengatakan, menjelang pemilihan Ketua RT/RW, personil dikerahkan untuk memberikan himbauan menjaga kondisi kamtibmas. Himbauan itu bukan hanya di Polsek Tamalate, tapi seluruh Polsek di

“Kedatangan personel Bhabinkamtibmas untuk memberikan himbauan agar senantiasa menjaga kekompakan, keamanan dan ketertiban di wilayah masing-masing,” ungkap Dicky, Sabtu, 18 Februari 2017.

Seperti diketahui, pemilihan ketua RT/RW se-Kota Makassar akan segera berlangsung. Pemilihan Ketua RT/RW ini dilakukan serentak di seluruh wilayah kelurahan se-Kota Makassar tanggal 26 Februari 2017 akan datang. Untuk menciptakan suasana yang tetap kondusif dan nyaman, seluruh kandidat di masing-masing lokasi diharapkan bersaing secara baik.

“Pemilihan serentak” tak cuma monopoli pilkada yang digelar bersamaan di 101 daerah di Indonesia pada 15 Februari 2017 lalu. Pemilihan Ketua RW dan RT juga bisa diselenggarakan serentak, seperti yang dilakukan di Kota Makassar.

Pemilihan ketua RT dan RW serentak se-Kota Makassar akan diikuti sebanyak 988 RW dan 4.981 RT tersebut dan dilaksanakan pada tanggal 26 Februari 2017. Seperti pilkada, calon Ketua RW dan RT diberi waktu untuk berkampanye.

Mereka yang boleh mencalonkan diri minimal berusia 30 tahun dan telah tinggal di kawasan setempat selama setahun. Hingga kini pendaftaran calon ketua masih dibuka. Ketua yang terpilih akan menjabat pada periode 2017-2022.

Sebelum pendaftaran Calon Ketua RT dan RW dibuka, terlebih dahulu Badan Pemberdayaan Masyarakat (BPM) Makassar intens melakukan sosialisasi Peraturan Walikota (Perwali) Makassar Nomor 72 Tahun 2016 tentang Petunjuk Pelaksanaan Pemilihan Ketua RT dan Ketua RW.

Kasubid Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat BPM Kota Makassar, M Iskandar Lewa mengatakan, pemilihan ketua RT/RW serentak ini dilakukan di 143 kelurahan.

“Ada beberapa aturan dan syarat pemilihan RT/RW, yakni setiap calon yang akan maju dalam satu wilayah harus berdomisili di wilayah tersebut, dengan melampirkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) minimal satu tahun masa domisilinya di wilayah tersebut,” kata Iskandar beberapa waktu lalu.

Ia menjelaskan, Ketua RT/RW terpilih akan mendapat tugas untuk mendukung dan membantu terlaksananya program atau kebijakan Pemerintah Kota Makassar.

“Mereka harus mampu memenuhi dan melaksanakan, menaati pencapaian sembilan indikator penilaian kinerja ketua RT/RW,” kata Iskandar.

Calon Ketua RT dan RW tidak boleh merangkap satu jabatan dalam satu wilayah. Misalnya Ketua LPM tidak boleh merangkap menjadi ketua RT/RW. Kecuali menyatakan mundur dari salah satu jabatannya. Dalam pemilihan Ketua RT/ RW, yang akan menjadi panitia pelaksana adalah camat, lurah dan LPM.

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password