OPERASI LILIN KALIMAYA 2016 : 8 Hal Penekanan Kapolda Banten Untuk Dilaksanakan

whatsapp-image-2016-12-21-at-11-12-42

Polda Banten – Pagi ini Kepolisian Daerah Banten melaksanakan upacara gelar pasukan “Operasi Lilin Kalimaya – 2016” dalam menyambut perayaan natal dan tahun baru di wilayah hukum Polda Banten. Gelar pasukan yang diikuti oleh Satuan Brimob, Sabhara, Intelkam, Reserse Kriminal, Polantas, TNI, Dishub, dan intansi terkait lainnya seperti gerakan Pramuka dan lain-lain.

Kapolda Banten Brigjen Pol Drs. Listyo Sigit Prabowo bertindak selaku inspektur upacara dalam gelar pasukan yang dimulai pada pukul 08.00 Wib, bertempat dilapangan apel Mapolda Banten, Rabu (21/12).

Mencermati kekuatan dan sinergitas polisional yang terjalin, Kapolda Banten merasa yakin dan optimis dapat mengantisipasi berbagai gangguan keamanan yang berpotensi mengganggu kenyaman, kelancaran masyarakat dalam mengisi perayaan natal dan tahun baru serta libur panjang.

Untuk memperkokoh semangat dan komitmen dalam pelaksaan tugas operasi ini, Kapolda Banten menyampaikan hal-hal yang harus dipedomani  kepada seluruh personel yang terlibat pengamanan. Berikut penekan Kapolda Banten, antara lain :

  1. Tingkatkan keimanan dan ketaqwaan terhadap tuhan yang maha esa, sebagai landasan komitmen moral dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat;
  2. Tunjukkan sikap dan tindakan yang humanis dan simpatik kepada masyarakat, sehingga akan semakin meneguhkan jati diri polri sebagai sosok penolong, pelayan serta sahabat masyarakat;
  3. Hilangkan ego sektoral dan bangun sinergitas polisional yang kokoh dengan tni dan seluruh stakeholders, sehingga kita dapat memberdayakan seluruh sumber daya yang ada bagi kepentingan masyarakat;
  4. Optimalkan peran intelijen dan bhabinkamtibmas sebagai garda terdepan basis deteksi dini, untuk mencegah berkembangnya potensi gangguan menjadi gangguan nyata.
  5. Lakukan peningkatan pengamanan dan penggelaran kekuatan personel secara maksimal pada titik – titik rawan kemacetan, kecelakaan dan kriminalitas;
  6. Tingkatkan kesiapsiagaan untuk mengantisipasi terjadinya konflik sosial, seperti aksi sweeping atau razia pada sentra kegiatan masyarakat yang dilakukan oleh kelompok tertentu, penyebaran opini negatif yang bermuatan sara, serta berbagai tindakan provokatif lainnya yang dapat mengganggu stabilitas kamtibmas;
  7. Junjung tinggi integritas diri dan institusi, hindari penyimpangan dan pelanggaran sekecil apapun, yang dapat merusak citra dan mengikis kepercayaan masyarakat.
  8. Kepada para Kasatwil, diperintahkan untuk turun langsung ke lapangan dalam rangka melaksanakan pengawasan secara melekat, serta menentukan cara bertindak yang tepat secara teknis maupun taktis, untuk menyelesaikan berbagai permasalahan yang terjadi di lapangan. (Man)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password