Pesona Jembatan Selfie Jenawi Karanganyar

jembatan-selfie-2

Tribratanews.polri.go.id –  KARANGANYAR :Apabila pembaca diberi kesempatan untuk mampir ke Karanganyar, jangan lupa menyempatkan diri untuk mampir di obyek wisata baru Karanganyar yaitu Jembatan Selfie, Dukuh Tempel, Desa Anggrasmanis, Jenawi.

Kota Karanganyar ditempuh sekitar 18 kilometer dari kota Solo. Perjalanan dari Karanganyar menuju Kecamatan Jenawi memakan waktu hampir dua jam dengan kecepatan 60 kilometer per jam. Tapi lelah karena perjalanan naik sepeda motor itu terbayar saat kita sampai di Jembatan Selfie, Dukuh Tempel, Desa Anggrasmanis, Jenawi.
Warga sekitar mengenal Jembatan Selfie dengan Thuk Mangklung Indah (TMI). Perjalanan menuju lokasi itu cukup menantang.

Pengunjung cukup merogoh saku Rp 6.000 per orang untuk menikmati fasilitas di objek wisata Jembatan Selfie. Uang itu sudah termasuk biaya parkir. Perjalanan melelahkan terbayar saat sampai di rumah pohon. Rumah pohon tanpa atap itu memanfaatkan batang dan dahan pohon alpukat, nangka, dan lain-lain.

Ketinggian rumah pohon sekitar 3-4 meter dari tanah. Sedangkan Jembatan Selfie terbuat dari bambu. Jembatan selfie memiliki ketinggian 4,5 meter dari jalan setapak. Pemandangan yang disuguhkan adalah sebagian wilayah Karanganyar dan Ngawi di Jawa Timur.

Objek wisata Jembatan Selfie masih memiliki pesona lain, yaitu sensasi duduk di rumah pohon saat angin berembus kencang. Adrenalin terpompa karena rumah pohon bergoyang-goyang.

Banyak pengunjung yang mengetahui objek wisata itu dari media sosial. Mereka merasa tidak rugi meskipun harus menempuh perjalanan jauh dan jalur terjal.
Pengelola sekaligus Bayan Tempel, Warsito, menuturkan konstruksi rumah pohon dan Jembatan Selfie itu aman. Warga membangun konstruksi menggunakan mur dan baut. Warga memiliki ide membuat objek wisata memanfaatkan panorama itu pada September 2016 lalu.

Proses pembangunan memakan waktu satu bulan. Warsito mengaku ide kali pertama muncul dari mahasiswa kuliah kerja nyata (KKN) UNS. “Saya ditunjukkan cara mengoptimalkan potensi pemandangan alam di sini. Kami realisasikan dan ternyata diminati. Enggak menyangka sambutan dari masyarakat seperti ini. Semua ini berkat dukungan warga dan pemerintah desa,” kata Warsito.

Dia menyampaikan rencana pengembangan objek wisata. Prioritas warga dukuh adalah menambah fasilitas di sekitar objek wisata, seperti gazebo untuk berteduh, kolam renang, taman, akses jalan menuju lokasi objek wisata, dan lain-lain.

“Semua dikerjakan swadaya. Termasuk lahan yang digunakan ini. Tujuan kami mengenalkan pesona Jenawi dan meningkatkan kesejahteraan warga sekitar,” ujar dia.

Jembatan Selfie ramai dikunjungi pada Sabtu, Minggu, dan hari libur. Rata-rata pengunjung akan memadati objek wisata itu pada siang menjelang sore hari. Mereka bermaksud mengabadikan matahari terbenam. Objek wisata buka mulai pukul 07.00 WIB-18.30 WIB.| Iswanez

Editor : Kang Iqbal Asik, 96

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password