Berlomba Membuat Wisata Angkasa Luar

images (63)

Tribratanews.polri.go.id -SOLO : Saat ini obyek wisata tidak hanya merupakan objek alam yang indah saja, namun juga sudah tersentuh tangan manusia agar membuat obyek wisata yang canggih. Di Dubai misalnya, palm Dubai dibangun seindah mungkin dan suasananya di sinergikan dengan gurun Dubai. Sebagai promosi wisata Dubai, pernah dua orang Jetman terbang bersama Boeing A380. Negara negara oadang pasir ini juga membangun tempat buatan yang bisa menurunkan salju, agar sensasi salju bisa dinikmati di Timur Tengah,

Namun para inovator Silicon Valley tak kalah tertarik membuat destinasi wisata yang indah. Jeff Bezos dan Elon Musk serta negeri Russia masing masing membuat destinasi wisata di luar angkasa, terutama mendekati ISS ( international space station ). Jeff Bezos dengan bendera Blue Origin, sedangkan Elon Musk dengan bendera SpaceX. Mereka bersaing membawa tourism ke luar angkasa ISS bahkan bisa menginap di hotel luar angkasa yang mereka bangun. Hal ini akan membuat sensasi tertentu, yang sangat berbeda dengan pengalaman di bumi.

Baru baru ini, perkembangan wisata ke luar angkasa telah mengalami progress yang cukup pesat, misal rocket Blue Origin milik Jeff Bezos telah sukses mengangkasa dan rocketnya mendarat di tempat yg tepat. Namun Bezos melanjutkan bahwa Blue Origin akan beroperasi secara umum baru di tahun 1918.

Namun saya kira ini business visioner, Elon Musk dengan SpaceX juga membuat hal yang sama, dan di Amerika bisa berkompetisi secara fair.

Saat ini, satu satunya jalan menuju ke ISS adalah melalui Soyuz Russia, karena NASA menghantikan operasi space shuttle-nya. Astronot Amerika juga harus menggunakan Soyuz jika ke ISS. Dalam hal tourism, Russia pernah memberangkatkan Dennis Tito, sebagai touris pertama ke luar angkasa, Dennis Tito adalah billionaire dari Amerika Serikat. Touris kedua adalah Mark Shuttleworth, millionaire computer dari Afrika Selatan dan touris ketiga adalah Gregory Olsen.

Tercatat juga artist Sarah Brightman adalah calon tourism ke luar angkasa menggunakan jasa Soyuz Russia, karena baik SpaceX milik Elon Musk dan Blue Origin milik Jeff Bezos paling cepat bisa beroperasi diperkirakan tahun 2018.

Zaman sekarang, orang berwisata tidak hanya mengagumi keindahan alam saja, tapi juga memacu adrenalin, mencari wisata yang penuh tantangan, apakah anda juga tertarik ingin berwisata di ISS yang zero gravitasi?

Penulis: Wawan Setiawan, pemerhati sains dan tehnologi, penulis tetap tribratnews.polri.go.id

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password