Harapan Mbah Tati, Pedagang Kerak Goreng pada Pemilukada 2017 Pringsewu Lampung

Tribratanews.polri.go.id – Polres Tanggamus, Munjiati, wanita yang biasa disapa “Mbah Tati”  warga Rt 2 kelurahan Pringsewu Barat mengomentari pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Pringsewu 2017.

Janda asal cilacap yang sekarang menjadi warga Pringsewu menempati rumah tidak jauh Pendopo bersebelahan dengan mushola nurul huda, saat ditemui ketika berdagang keliling di Polsek Pringsewu, bercerita banyak tentang kehidupannya. Baik dari datangnya permintaan menjualkan barang dagangan, sampai dia mulai berdagang dan siapa saja langganannya.

Nenek renta yang menggantungkan hidupnya di bumi Pringsewu,  dengan semangat yang masih tersisa di uzur usianya, tetapi tidak ingin meminta-minta uang kepada siapun bahkan keluarganya sendiri.

Awalnya permintaan dari tetangga untuk menjualkan barang dagangan berupa kerak goreng, keripik pisang bahkan ada yang menitipkan telur asin,  mbah Tati berdagang dari jam 7 pagi kemudian pulang jam 11 sholat dzuhur dan beristrahat. Setelah jam 1 siang kembali berjualan menyusuri wilayah pringsewu barat karna tidak sanggup berjalan jauh.

Mbah Tati janda 78 tahun asal pringsewu barat menyampaikan harapannya
Mbah Tati janda 78 tahun asal pringsewu barat menyampaikan harapannya

Ketika ditanya siapa yang sering membeli dagangan mbah Tati waktu berjualan di Polsek Pringsewu, “banyak pak polisi yang beli kerak goreng, mungkin karna makanan ringan yang susah didapat tetapi langganan saya ada orangnya baik kadang beli sampai 50 ribu namanya pak Damar dan ibu Nur, lengkapnya mbah kurang tau” tegas mbah Tati.

Pendapatan mbah Tati tidak menentu, kadang mendapat upah 10 ribu paling besar sampai 50 ribu per harinya jika banyak pembeli dan uang tersebut dipergunakan untuk makan sehari-hari dan membeli obat.

Lantas harapan apa yang ingin disampaikan kepada yang nanti terpilih duduk menjadi orang nomor satu di bumi begawi jejama kabupaten Pringsewu.

“Kemarin mbah sudah memilih di TPS dekat rumah, selalu berdoa untuk siapapun nanti bupatinya  dapat merealisasikan janji-janji yang pernah dikatakan saat kampanye, sehingga masyarakat tidak kecewa, mbah juga ingin bertemu Bupati dan bicara langsung” kata wanita tegar usia 78 tahun itu.

Semoga harapan seorang wanita renta pedagang keliling makanan rakyat, yang berjalan saja terseok-seok dan semangatnya menjadi inspirasi untuk kita bersama, semoga mbah Tati selalu diberikan kesehatan menjalankan aktifitasnya sehari-hari.

Penulis : N.Muslih
Editor : Iqbal96
Publish : N.Muslih Lpg

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password