Sat Reskrim Polres Brebes Bekuk Wartawan Gadungan

wartawan

Tribratanews.polri.go.id – Jajaran Satreskrim Polres Brebes berhasil mengamankan seorang wartawan, yang diduga melakukan pemerasan terhadap kepala sekolah sekitar Rp 102 juta, kemarin malam. Pelaku adalah Windu (32), warga Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes.

Pelaku ditangkap polisi saat tengah berbelanja di sebuah mini market yang tidak jauh dari rumahnya. Pelaku kemudian dibawa petugas ke Mapolres Brebes guna menjalani pemeriksaan. Penangkapan itu bermula dari Kepala SD Kedungoleng kepada unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polres Brebes, Sabtu (12/9).

Korban melapor karena merasa diperas pelaku dengan nilai total Rp 102 juta. Atas laporan itu sejumlah wartawan elektronik sempat dimintai keterangan oleh penyidik karena namanya dicatut oleh pelaku untuk melakukan pemerasan tersebut.

“Saya menyerahkan uang secara bertahap mulai Juni hingga Agustus lalu, yang totalnya sekitar Rp 102 juta,” ujar Nurhayati, usai melapor ke Mapolres Bebes kepada sejumah wartawan. Dia mengatakan, pelaku mendatangi sekolah, awalnya ingin bertanya terkait kegiatan rehab sekolah dari DAK senilai Rp 108 juta.

Kemudian, pelaku menuding sekolah tidak memasang papan nama proyek dan mengancam akan menulis ke media massa. “Saya sudah menjelaskan jika papan itu ada dan sudah terpasang. Namun karena takut saya akhirnya menyetorkan sejumlah uang,” papar Nurhayati.

Membeli Mobil

Di depan penyidik, Windu mengaku sebagai wartawan Tabloit KPK. Ia memperoleh uang dari korban sebesar Rp 60 juta. Uang itu digunakan untuk membeli mobil dan membayar utang. “Saya menerima Rp 60 juta, dan uangnya sudah digunakan untuk membeli mobil serta membayar utang,” katanya di sela-sela pemeriksaan di Mapolres Brebes.

Ia menambahkan, awal mula aksi pemerasan dilakukan oleh wartawan cetak mingguan lain, baru kemudian dilakukan dirinya serta temannya yang lain sesama profesi sebagai wartawan. Aksi pemerasan itu dilakukan agar pihak sekolah yang tidak memasang papan proyek rehab sekolah yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tidak mencuat ke media.(Hms)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password