Polres Luwu Rilis Pemusnahan Ribuan Liter Minuman Keras

Tribratanews.polri.go.id – Luwu Sulsel, Minuman keras hasil Operasi Cipta Kondisi yang di lakukan oleh Polres Luwu dan Polsek Jajaran pada Bulan Desember 2016 dan Bulan Januari 2017. Dalam rangka menciptakan sitkamtibmas yang kondusif, khususnya menjelang Perayaan Natal 2016 dan Tahun Baru 2017, serta menjelang Kunjungan Wapres RI, di Belopa Kab. Luwu, dan perayaan Peringatan Hari Jadi Luwu, Hari perlawanan rakyat Luwu, serta HUT Kota Belopa ke-11 tahun 2017.

Barang Bukti Minuman Keras hasil Operasi Cipta Kondisi, Senin 13/2/2017 jam 10.30 wita Telah memusnahkan di Polres Luwu dalam sebuah Acara Press Release.

Pemusnahan Barang Bukti minuman keras dipimpin oleh AKBP.Ahmad Yanuari Insan S.Ik.M.Si (Kapolres Luwu), dalam sebuah acara Press Release, yang dihadiri oleh Ketua DPRD Kab. Luwu, Bupati Luwu, Dandim 1403 SWG Palopo, Kejari Kab. Luwu, Ketua Pengadilan Palopo, Para Kepala SKPD Pemda Luwu, para perwira Polres Luwu dan Polsek Jajaran, Tokok masyarakat, Tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh wanita dan LSM, hadir pula pada kegiatan tersebut sejumlah Jurnalis/wartawan dari berbagai media masa Lokak Luwu dan Palopo.

Miras yang dimusnahkan sejumlah  2.160 Liter Minuman keras lokal jenis Ballo, dan

1.070 Botol minuman keras berbagai merk, dengan rincian sebagai berikut :

  1. 120 Liter minuman keras jenis Balo hasil Ops Cipta Kondisi Polsek Suli;
  2. 260 Liter minuman keras jenis Balo hasil Ops Cipta Kondisi Polsek Walenrang;
  3. 1.250 Liter minuman keras jenis Balo hasil Ops Cipta Kondisi Polsek Bua;
  4. 150 Liter minuman keras jenis Balo hasil Ops Cipta Kondisi Polsek Ponrang;
  5. 420 Liter minuman keras jenis Balo hasil Ops Cipta Kondisi Polres Luwu;
  6. 1.070 Botol Minuman Keras hasil Ops Cipta Kondisi Polsek Belopa, terdiri dari :

1)  530 Botol Merk Bir Bintang;

2)  24 Botol Merk Guins;

3)  108 Botol Merk Tora Tora;

4)  180 Botol Merk Anggur Hitap Cap Orang Tua;

5)  108 Botol Merk Lavor;

6)  120 Botor Merk Topee Roja;

Barang bukti miras jenis Balo dalam wadah Jerigen dimusnahkan dengan cara ditumpahkan, sedangkan Miras dalam kemasan Botol dipecahkan dengan gilas oleh alat berat

Acara pemusnahan barang bukti miras diawali dengan laporan rencana pemusnahan barang bukti Miras oleh Kasat Narkoba Polres Luwu AKP Raouhun Purba, selanjutnya, sambutan Kapolres Luwu dan sambutan Bupati Luwu, serta penandatanganan Berita Acara Pemusnahan.

Dalam sambutannya Kapolres Luwu, mengungkapkan bahwa berdasarkan analisa dan evaluasi selama tahun 2016, tidak pidana menonjol yang terjadi di wilayah hukum Polres Luwu, 76 % diantaranya adalah tindak pidana kekerasan dan 62 % diantaranya adalah akibat pengaruh/dampak dari minuman keras,

mengingat bahwa Pemda Luwu belum memiliki Perda yang mengatur tentang peredaran minuman keras sehingga produk, distribusi maupun peredaran minuman keras di Kab. Luwu mengalami kendala untuk di lakukan pengawasan. Maka melalui operasi cipta kondisi dan pemusnahan miras ini, semoga peredaran dan distribusi miras dapat dikendalikan.

Usai prees release pemusnahan barang bukti minuman keras, Kapolres Luwu,  didampingi Bupati Luwu dan Dandim 1403 SW Palopo, Jumpa Pers dengan para Jurnalis.

Akhir keterangan dalam jumpa pers Kapolres Luwu menyatakan bahwa operasi cipta kondisi dengan sasaran penertiban miras tidak hanya sampai disini, namun akan terus dilaksanakan, dan kedepan berharap ada perda yang mengatur tentang minuman keras, harap Kapolres Luwu.

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password