Pilkada Dogiyai 2017 : Merajut Kebersamaan Kapolres Nabire bersama Seluruh Elemen Masyarakat

IMG-20170213-WA0103

IMG-20170213-WA0101

tribratanews.polri.go.id, Polres Nabire Papua – Tatap Muka Kapolres Nabire AKBP Semmy Ronny Thabaa, SE Bersama Tokoh Agama, Masyarakat, Adat, Pemuda, Wanita, Pejabat dan Instansi Terkait Kabupaten Dogiyai, bertempat di Mapolsek Kamuu pukul 16.30 wit, Minggu (12/02/17) sore.

Tatap muka tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Nabire AKBP Semmy Ronny Thabaa, SE yang didampingi Ketua KPUD Moses Magai, S.IP Kabupaten Dogiyai serta dihadiri oleh Pamatwil Pilkada Dogiyai Polda Papua Kombes Pol Ida Bagus Komang Ardika, LO Polda Papua Kompol Bambang Suranggono, S.Sos, Kapolsek Kamuu AKP Mardi Marpaung S.Sos, Danramil Dogiyai dan Unsur TNI Dogiyai.

Kasat Intelkam Polres Nabire AKP Burhanuddin. P, Kasubbag Bin Ops AKP Sri Kasiono, Para Perwira Pengendali Operasi Pilkada Kabupaten Dogiyai, Para Tokoh Agama, Masyarakat, Adat, Pemuda, Wanita, Para Pejabat serta instansi terkait.

Kapolres Nabire AKBP Semmy Ronny Thabaa, SE, menyampaikan ” Dalam pertemuan ini menindak lanjuti arahan dan perintah Bapak Kapolda Papua Irjen Pol Drs. Paulus Watwrpauw dalam rangka ‘ pengamanan Pilkada Kabupaten Dogiyai 2017 ‘, Polres Nabire telah melibatkan perkuatan dengan jumlah besar dengan penebalan maksimal termasuk penggunaan BKO Brimob dan unsur TNI “, katanya.

Namun dalam tindakan Polres Nabire berupaya maksimal secara persuasif dan kegiatan operasi kepolisian yang soft guna mewujudkan dan menjaga sitkamtibmas yang aman, terkendali dan kondusif,ujar Kapolres.

Polres Nabire berupaya agar para tokoh dan pihak – pihak terkait termasuk penyelenggara pilkada kabupaten dogiyai bisa secara bersama – sama membangun komitmen dan menjamin keamanan serta memdukung penuh kesuksesan pilkada kabupaten dogiyai yang merupakan agenda nasional dimana kabupaten dogiyai sebagai salah satu kabpaten yang menjadi atensi pemerintah baik dari tingkat pusat (nasional), propinsi papua dan secara khusus pada tingkat kabupaten.

Persoalan paslon yang TMS ( Tidak Memenuhi Syarat ) khususnya Bapak Herman Auwe dan timsuksesnya dari fakta – fakta yang ada patut diduga yang bersangkutan dan timsukses pemenangan. Sedang berupaya untuk mengganggu dan bahkan mencoba menggagalkan sisa tahapan.

Sehingga pilkada kabupaten dogiyai bisa diundur, ditunda dan dibatalkan tahun ini. Contoh riil dr fakta yang sedang terjadi adalah munculnya persoaalan baru jelang tahap coblos 15 februari mendatang.

Ada sebagian PPD dan PPS yang tiba – tiba menghendaki dan memaksakan diri untuk meminta bayaran honornya tidak sesuai dengan indeks besaran RAB dan rencana penggunaan anggaran yang telah ditetapkan dalam NPHD yaitu dari nilai 120 juta per distrik.

Para PPD dan PPS tersebu meminta dibayar per distrik 1.5 Milyar rupiah. Berkaitan dengan hal – hal tersebut kita tidak boleh kalah dan menyerah, Polres Nabire mengajak pihak – pihak terkait yang hadir bersama – sama terutama para tokoh. Kita kawal bersama proses pentahapan ini terus berjalan sesuai dengan agenda dan ketentuan yang mengatur.

Polres Nabire dengan dibantu unsur TNI akan memberikan pengaman maksimal dan menjamin keamanan dan kelancaran tahapan yang tersisa, agar dapat berjalan lancar dan aman, tegas Kapolres Nabire.

Berkaitan dengan PPD dan PPS yan tidak menerima besaran dan honor sesuai indeks dan alokasi peruntukan dana tersebut, agar dibuatkan secara tertulis sebagai dasar KPUD untuk segera menggantikan PPD dan PPS tersebut.

Waktu masih sempat kita lakukan di hari senin dan selasa para PPD dan PPS waiting list didefinitifkan dan lengkapi administrasi yang diperlukan sebagai legalitas mereka dalam melaksanakan tugas PPD dan PPS, pungkas Kapolres Nabire.

Apabila cukup bukti ada indikasi konspirasi oleh pihak tertentu untuk boikot sisa pentahapan dan gagalkan pilkada, maka panwaslu dan kepolisian akan bertindak tegas sesuai aturan dan ketentuan hukum yang mengatur, ucap AKBP Semmy.

Malam ini dan besok pagi akan dilakukan pertemuan kembali PPD dan PPS utk memastikan yang mau bekerja lanjutkan tugas dan yang keberatan melaksanakan tugas di PPD dan PPS dengan alasan permintaan dana oprasional 1.5 Milyar per distrik. Telah di inventarisir sebagai data awal untuk 5 PPD dan PPS distrik mapia tidak ada masalah hanya sisa 5 Distrik yaitu Distrik kamu, Dogiyai, Kamu utara, Kamu timur dan Distrik Kamu selatan, tutup Kapolres Nabire AKBP Semmy.

Penyampaian dari Kepala Suku Germanus Goo, ” Kendala dan hambatan yang dihadapi menjelang pencoblosan serta PPD dan PPS yang menuntut Dana yang berjumlah sekian banyak harus dikumpulkan dan dipertanyakan tentang permintaan dana tersebut “, katanya.

” Bersama – sama menyukseskan Pilkada Kabupaten Dogiyai dan Mengaharapkan Kabupaten Dogiyai mampu menyukseskan Pilkada dengan rasa aman, jujur dan adil “, ungkap Germanus.

Pada kesempatan tersebut pula, Perwira pemantau wilayah Pilkada Dogiyai Polda Papua Kombes Pol Ida Bagus Komang Ardika ( Dir Narkoba Polda Papua ), menyampaikan bahwa ” Tujuan pihak keamanan dalam pelaksanaan Pilkada memantau perkembangan dan hambatan dalam pelaksanaan Pilkada “, tuturnya.

” Menyangkut dana anggaran agar KPUD dapat menyelesaikan masalah tersebut, Agar Pilkada Kabupaten Dogiyai mendapat pemimpin yang memang pantas untuk Kabupaten Dogiyai serta tujuan kedepan dalam rangka Pilkada memberikan rasa aman dan tentram “, pungkas Kombes Pol Bagus.

Penulis : Efer Lamba

Editor : Kang Iqbal

Publish : Veri

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password