Kambing Menjerit, Pencuri lari Terbirit-Birit

tribratanews.polri.go.id – BLORA, Apes sekali nasib seorang pemuda warga Desa Wado, Kecamatan Kedungtuban, Kabupaten Blora, Jateng, harus berurusan dengan hukum dan mendekam di balik jeruji besi Polsek Kedungtuban Polres Blora. Senin (13/02/17).

Pemuda yang diketahui bernama Riyanto Bin Rasid (26) ini gagal mencuri motor tetangganya milik Sodara Kardi (60) warga Desa Wado, Kec. Kedungtuban, karena tersangka masuk melalui pintu samping kandang kambing milik pelapor dan ternyata kambing pliharaanya ribut menjerit di kandangnya.

Kejadian ini berawal ketika Kardi pulang kerumah habis jagong ngopi di warung dan duduk sebentar di depan rumah. Mendengar ada suara kambing peliharaannya rebut-ribut, selanjutnya sodara Kardi mengeceknya dan ternyata sudah ada orang yang masuk rumanya lewat pintu samping yang hendak mencuri motor Honda Beat warna putih No. Pol B-3140-CDF yang terparkir di dalam rumah. Kemudian Sodara Kardi pelaor berteriak maling dan mengejear tersangka Riyanto namun dirinya berhasil lolos. Pada keesokan harinya saat mengecek di luar samping rumah dirinya kardi (pelapor) menemukan HP milik tersangka yang terjatuh. Setelah menemukan HP tersebut kemudian soudara Kardi melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Kedungtuban.

Menanggapi laporan adanaya tindak kejahatan pencurian tersebut, Unit reskrim mendatangi TKP yakni di rumah pelapor soudara Kardi dan kemudian melacak HP milik tersangka. Tidak perlu waktu banyak Unit Reskrim Polsek Kedungtuban menangkap tersangka Riyanto dirumahnya Ds. Wadu, Kec. Kedungtuban, kab. Blora tanpa perlawanan.

“Selanjutnya tersangka dan barang bukti di amankan ke Mapolsek Kedungtuban untuk keperluan pemeriksaan lebih lanjut. Dari hasil perbuatan yang dilakukan tersangka Rasyid, dirinya dikenai pasal 363 KUHP tentang pencurian pemberatan dengan ancaman hukuman 5 (lima) tahun penjara.” Terang Kapolsek Kedungtuban Resor Blora AKP Sugiharto, SH. (@polresblora.com)

Admin Polri55933 Posts

tribratanews.polri.go.id "Portal Berita Resmi Polri : Obyektif - Dipercaya - Patisipatif"

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password