Hidup Indah Tanpa Narkoba, Penyuluhan di Lokasi KKN Mahasiswa UAD Jogja

Tribratanews.polri.go.id – JOGJA – Sinergi dan kerjasama dengan berbagai elemen masyarakat adalah salah satu kunci penting dalam upaya preventif menekan angka kriminalitas dan kecelakaan lalu lintas. Hal inilah yang dilakukan oleh Polsek Sentolo. Memenuhi undangan dari mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta untuk melakukan sosialisasi pencegahan bahaya narkoba dan tertib lalu lintas. Bertempat di Gedung Posyandu Pedukuhan Bantarjo, Desa Banguncipto, Sentolo, Karang Taruna Desa Banguncipto berkumpul dan mengikuti acara tersebut. Polsek Sentolo yang diwakili oleh Panit I Binmas Iptu Hariyantana dan Panit II Binmas Aiptu Nanang Suherli menyampaikan sosialisasi.

Iptu Hariyantana menjelaskan seputar bahaya narkoba dan jenis – jenis narkoba yang marak akhir – akhir ini. “Tembakau Gorila yang tadinya tidak banyak diketahui, saat ini sudah semakin banyak ditemukan.” paparnya. Pengedar narkoba selalu mencari cara dan jenis baru supaya narkoba tetap bisa lolos dan sampai kepada penggunanya. Dari bermacam cara penyelundupan dan peredaran, sampai jenis dan macam narkoba. Hal ini tidak lain tidak bukan dilakukan untuk mendapatkan keuntungan sebesar – besarnya. Jaringan pengedar pun selalu berubah dan ini menjadi tantangan semua pihak, tidak hanya Polri dan BNN. Stop narkoba, Hidup Indah Tanpa Narkoba, kata Panit Binmas

“Tetapi peran masyarakat untuk melaporkan jika ada temuan sangat penting untuk pemberantasan jaringan narkoba ini,” demikian Panit I Binmas Polsek Sentolo ini menyampaikan.

“Hal lain yang sangat penting dan bisa dimulai dari masyarakat adalah menjauhi dan berupaya sekeras mungkin untuk tidak terlibat, menjadi pengguna terlebih terlibat sebagai pengedar. Karena narkoba dan sejenisnya akan kehilangan peminat, maka peredarannya pun bisa dicegah sedini mungkin.” tutup Iptu Hariyantana.

Sedangkan Panit II Binmams Aiptu Nanang Suherli menyoroti tentang anak – anak yang belum memenuhi syarat mengendarai sepeda motor. “Hal yang terlihat biasa, tetapi ini sangat membahayakan,” terang Aiptu Nanang. Pembiaran oleh orang tua dan lingkungan kepada anak di bawah umur mengendarai sepeda motor ini sebaiknya mulai dirubah. “Jangan sampai kita sebagai orang tua menyesal di kemudian hari, jika terjadi apa – apa kepada anak – anak kita,” lanjutnya.

Sementara bagi pengendara sepeda motor, perlu untuk memiliki ‘3 siap’. “Siap diri, kondisi fisik, mental dan surat – surat penting, SIM dan STNK. Siap Kendaraan, pastikan kondisi kendaraan kita baik dan aman untuk dikendarai, dan Siap mentaati peraturan lalu lintas.” terang Aiptu Nanang. “Karena pelanggaran lalu lintas adalah awal terjadinya kecelakaan,” pungkas Panit II Binmas Polsek Sentolo ini.

Acara yang juga dihadiri sesepuh pedukuhan Bapak Mudakir yang juga mantan kepala dusun Bantarjo, Ketua Karang Taruna Supriyanto ini diakhiri dengan diakhiri dengan tukar Cinderamata, antara koordinator mahasiswa KKN UAD Satriyo Zein, Ketua Karang Taruna, dan Panit I Binmas Polsek Sentolo, dilanjutkan dengan foto bersama.

Penulis: Jay

Editor: Kang Iqbal

Publish: Jay

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password